Tiga Tempat Hiburan Malam di Eks Lokalisasi Kampung Baru Disegel

201

Tim gabungan merazia kawasan eks Lokalisasi Kampung Baru, Rabu (27/2).

Palembang, BP–Sedikitnya tiga tempat hiburan malam di area eks lokalisasi Teratai Putih atau Kampung Baru di segel aparat karena disinyalir jadi tempat peredaran narkoba.

 Eks lokalisasi yang berada di kawasan KM8, Kecamatan Sukarami Palembang tersebut didatangi aparat gabungan dari BNNP Sumsel, Satpol PP, Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel, TNI AD dan Polisi Militer AD beserta Dinas Kesehatan, Rabu (27/2).

Namun hasil razia di tempat yang diduga menjadi sarang penyalahgunaan dan peredaran narkoba dengan mengikutsertakan anjing pelacak tersebut tidak begitu maksimal karena diduga sudah bocor.

Baca:  Honorer DPPKAD Pesta Shabu di Mess Pemda Lahat

Dari hasil penyisiran tersebut petugas hanya mengamankan sejumlah alat isap shabu dan seorang penjaga diskotek yang urine nya positif mengandung Methamphetamin saat pemeriksaan.

“Penyisiran dilakukan setelah adanya masukan dan informasi dari berbagai masyarakat bahwa selain pusat prostitusi ilegal, di wilayah ini juga tempat hiburan malam ilegal dan disinyalir jadi sarang peredaran maupun pemakaian narkoba,” kata Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan usai kegiatan.

Dirinya menjelaskan, praktik prostitusi dan tempat hiburan malam ilegal di wilayah Kampung Baru ini sudah berlangsung dari tahun ke tahun tidak pernah berhenti. Maka dari itu, pihaknya bersama instansi terkait menyatukan persepsi.

Baca:  Lurah Lorok Pakjo dan Ketua RT Disergap Pesta Shabu

“Bahwa di kampung baru ini tempat prostitusi, tempat hiburan malam ilegal dan marak penyalahgunaan narkoba untuk itu, hari ini (kemarin-red) kami lakukan penyegelan tiga tempat hiburan malam ilegal,” jelasnya.

Lanjutnya, selain melakukan penyegelan di tiga tempat hiburan ilegal tersebut juga dilakukan pendataan terhadap mucikari yang ada, karena selama ini mucikari lah yang melakukan pembiaran terhadap praktik prostitusi tersebut.

“Di sini kami juga menemukan peralatan untuk mengisap shabu berserakan dimana-mana serta ada seorang penjaga diskotik yang urine nya positif. Hal itu membuktikan bahwa di wilayah ini sebagai tempat aman bagi pemakai narkoba,” tandasnya.

Baca:  Miliki 40 Bungkus Shabu, Petani Setengah Baya Ditangkap

Sementara itu Kasat Pol PP Kota Palembang Alex Fernandus menambahkan bahwa pemilik diskotek yang tidak memiliki izin akan segera dipanggil dan akan diproses sesuai dengan peraturan daerah.

“Kedepan, kami akan kembali melakukan razia tempat yang disalahgunakan jadi lokasi prostitusi maupun penyalahgunaan narkoba, yang jelas ini sudah menyalahi izin,” imbuhnya. #idz