Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

Kepsek SMP 14 Pingsan Saat Rapat

BP/IST
Rapat dengar pendapat antara Dinas Pendidikan, (Diknas) bersama Komisi IV DPRD Kota Palembang, Selasa, (19/2) di hebohkan dengan suasana robohnya salah seorang Kepala SMP 14 atas nama Rodiah yang jatuh pingsan dengan kondisi tangan mengepal merapat ke dada.

-Zulinto Mengakui Kesalahan

Palembang, BP

Meskipun, kemarin, Senin, (18/2),  Komisi IV DPRD Palembang Merasa dilecehkan atas ketidakhadiran kepala sekolah Dasar dan pejabat Dinas Kota Palembang yang hanya diwakili Kepala Seksi, (Kasi).

Rapat dengar pendapat antara Dinas Pendidikan, (Diknas) bersama Komisi IV DPRD Kota Palembang tetap berlangsung, Selasa, (19/2).  Bersama Kepala Sekolah SMP se-Kota Palembang bahkan Kepala Diknas Palembang, H. Ahmad Zulinto, M. Pd bersama jajarannya tampak hadir dalam rapat tersebut.

Rapat membahas permasalahan Penerimaan Peserta Didik Baru, (PPDB) berlangsung hingga berlalu 1 jam. Setelah berlalu tanpa diduga suasana dihebohkan dengan robohnya salah seorang Kepala SMP 14 atas nama Rodiah yang jatuh pingsan dengan kondisi tangan mengepal merapat ke dada.

Kontan suasana itu membuat para staf dan kolega nya hiruk-pikuk memberikan pertolongan hingga dibawa ke RSUD BARI.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, H. Ahmad Zulinto, M. Pd saat dikonfirmasi perihal ketidakhadiran para kepala SD saat diundang Komisi IV mengaku hal tersebut sebuah kelalaian dan membantah dikatakan melecehkan anggota dewan.

Ia juga mengakui kelalaian yang dilakukan dikarenakan undangan itu termasuk ke dalam kantong celana dan terbawa pulang ke rumah lalu tercuci sehingga tak terdistribusi ke kepala sekolah. Insiden tersebut murni kesalahan stafnya oleh karena itu pihaknya meminta maaf atas kesalahan tersebut.

“Saya selaku kepala dinas meminta maaf itu ada kelalaian kami, ” kata Zulinto,  Selasa (19/2) seusai rapat pembahasan  PPDB di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Kota Palembang.

Mengenai adanya salahseorang Kepala Sekolah yang pingsan mungkin dikarena belum Makan.

Sementara, Ketua Komisi IV DPRD Palembang, M. Syapran Syarofi memberikan apresiasi yang besar kepada kepala Dinas Pendidikan dan jajarannya untuk mengaku hal tersebut adalah sebuah kelalaian dan dengan jiwa besar sudah meminta maaf.

Persoalan pemangkasan anggarannya yang kemarin disampaikannya merupakan wewenang Badan Anggarannya, (Banggar). “Itu sangat teknis nanti kita serahkan kepada Banggar”, katanya.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, (DPRD)  Kota Palembang dalam hal ini Komisi IV DPRD Kota Palembang, Merasa dilecehkan oleh Kepala Sekolah Dasar se-Kota Palembang dan beberapa pejabat terkait di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Palembang karena saat diundang mengikuti rapat hanya dihadiri 2 pejabat setingkat Kepala Seksi, (Kasi) diruang rapat paripurna, gedung DPRD Kota Palembang, Senin, (18/2).#osk

 

 

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...