Komisi IV DPRD Palembang Merasa Dilecehkan

7

BP/IST
M Syafran Sarofi

#Ancam Pangkas Anggarannya Disdik Palembang

Palembang, BP

Komisi IV DPRD Kota Palembang merasa dilecehkan oleh Kepala Sekolah Dasar se-Kota Palembang dan beberapa pejabat terkait di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Palembang karena saat diundang mengikuti rapat hanya dihadiri 2 pejabat setingkat Kepala Seksi, (Kasi) diruang rapat paripurna, gedung DPRD Kota Palembang, Senin, (18/2).

Ketua Komisi IV DPRD Palembang, M. Syafran Saropi bersama 4 anggotanya sudah hadir sejak pukul 09.30 .

Namun, setelah 2 jam menunggu para Kepala SD tak kunjung datang hingga membuat ketua dan anggota Komisi IV berang dan sedikit emosi. “Kalau begini, kita pangkas saja anggarannya karena mereka sudah melecehkan dewan, padahal sudah diundang Untuk membicarakan kemashalatan rakyat”,  kata Sapran melalui mikrofon.

Baca:  180 Demonstran Omnibus Law UU Cipta Kerja Tanpa Identitas   Diamankan Polrestabes Palembang

Meskipun, kepala sekolah tidak hadir seperti yang diharapkan, rapat tetap berlangsung karena dihadiri oleh Kasi Kesiswaan Disdik Kota Palembang,  Dareni S. pd MM dan Kasi Sekolah SD, Akhmad Kamil.

Usai mendengar saran masing-masing ketua serta anggota Komisi IV yang hadir, rapat ditutup Untuk waktu yang tidal ditentukan.

Dareni langsung menemui anggota dan ketua Komisi IV DPRD Kota Palembang,  ia menyampaikan permintaan maaf karena undangan yang diterima pihaknya tak sampai ke kepala sekolah dikarenakan Ada kesalahan administrasi.

Sehingga kepala sekolah tak tau dan tak menghadiri rapat.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Palembang,  M Syafran Sarofi,  mengatakan,  rapat yang akan digelar tadinya akan membahas persoalan Penerimaan Peserta Didik Baru, (PPDB) dengan kepala sekolah, termasuk laporan yang masuk terkait PPDB.

Baca:  Komisi V DPRD Sumsel Sharing Skema Anggaran Penanganan Pandemi Covid-19 di Jabar

Sehingga penerimaan siswa baru tahun ini bisa berjalan lancar,  mengingat pada April 2019 mendatang akan dilakukan pemilu serentak.

Tetapi setelah berjam-jam pihaknya menunggu tak ada kepala sekolah yang hadir. Setelah dikonfirmasi kepada Disdik Kota Palembang ternyata surat undangan dari DPRD tersimpan di dalam laci.

“Pertemuan ini seharusnya dilakukan pekan lalu,  tetapi karena permintaan dari dinas minta undur jadi kita jadwalnya hari ini tetapj justru tak ada yang hadir, ” kata Syafran.

Pihaknya mengancam akan melakukan pemangkasan anggaran Disdik Kota Palembang, karena institusi DPRD sudah dilecehkan padahal banyak masalah pendidikan yang akan diselesaikan.

Baca:  Biar Jera, Mantan Anggota DPRD Sumsel Ini Usulkan Sel Bagi Koruptor di Pulau Khusus

“Kenapa membahas penerimaan siswa baru kita percepat karena nanti kami sibuk sudah dekat pemilu,  dikhawatirkan nanti mengganggu pelaksanaan penerimaan siswa baru, ” katanya.

Segala kebutuhan rapat sudah disiapkan termasuk seluruh anggota dewan Komisi IV turut hadir.

Bahkan snack sebanyak 300 kotak sudah disiapkan.

“Kami mohon maaf pak,  kami akan sampaikan kepada kepala dinas dan akan mengundang kepada sekolah,”,kata Dareni Kasi Kesiswaan Disdik Palembang.

Dareni mengakui kesalahan terjadi ada di pihaknya,  oleh karena itu,  dirinya meminta kepada dewan untuk kembali menjadwalkan pertemuan.

“Kalau tadi saya dizinkan bicara, saya ingin mengusulkan besok saja pertemuannya”, katanya.#osk