Ultimate magazine theme for WordPress.

Syarifudin : Kita Tidak Mau ada Pejabat “Karbitan”

BP/IST
Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Palembang Syarifudin

///Seleksi Sekda Palembang Harus Bebas Intervensi, Jangan Ada Titipan

 

Palembang , BP

Proses seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) Palembang tidak lama lagi akan di buka. Dalam proses seleksi, diharapkan tidak ada intervensi dari pihak manapun, termasuk Walikota.

 

Adanya informasi bahwa sudah ada calon kuat yang akan menduduki posisi Sekda Palembang, membuat Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Palembang Syarifudin, angkat bicara, ia menuturkan, jika hal itu terjadi,  pihaknya tidak segan-segan untuk melakukan hak bertanya kepada Walikota.

Baca Juga:  Jalan, Sekolah dan Stadion Mini Dibangun di Kecamatan Lalan

 

“Kalau ada titipan, buat apa diadakan seleksi yang tentunya menggunakan anggaran daerah yang cukup besar, saya ingatkan semua tim pansel Sekda Palembang untuk bekerja secara optimal dan bebas intervensi, semua aturan yang mengatur soal seleksi harus benar-benar dijalankan, tidak ada istilah titipan,” katanya Minggu (5/2).

 

“Jangan ada intervensi dari pihak manapun, harus terbuka. Jangan ada istilah titipan, termasuk dari Walikota dan pejabat manapun,” katanya.

Baca Juga:  Pemuda NKRI Amankan Perayaan Natal Dan Tahun Baru 2017

 

Anggota Komisi 1 DPRD Palembang ini menilai, posisi Sekda merupakan jabatan yang sangat penting bagi kemajuan kota Metropolis. Karena sebagai pembina Aparatur Sipil Negara (ASN), Sekda juga sebagai koordinator Kepala Organisasi Perangkat Daerah (Opd).

“Tentu pribadi calon Sekda harus tau kewajibannya, seperti kebijakan administrasi daerah, pelayanan publik dan lainnya. Maka dari itu, Sekda harus mengerti hal-hal yang paling mendasar dalam birokrasi,” kata Politisi Nasdem ini.

Pria yang kembali menjadi Caleg Dapil 1 Nomor urut 2 yang meliputi Kecamatan, Ilir Barat (IB) 1, IB 2, Bukit Kecil dan Gandus ini menambahkan, semua pihak harus ikut mengawasi proses seleksi, jika ditemukan pelanggaran, ia meminta dapat dilaporkan kepada dewan atau pihak yang berwenang, misalnya KASN.

Baca Juga:  Bakti Husada Sosialisasikan Hidup Sehat

“Kita tidak ingin ada pejabat selevel Sekda atau Kepala Opd karbitan. Karena dekat dengan penguasa bisa duduk diposisi itu, kalau itu terjadi, tunggu saja kehancuran,”  katanya.#osk

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...