Lapangan Tergenang Air, Timnas All Star Tetap Pesta Gol

5

Palembang, BP

Pada laga lanjutan turnamen Alex Noerdin Cup, Timnas All Star dipertemukan tim Universitas Sriwijaya di Lapangann Kampus Unsri Bukit, Senin (4/2).

Bermain dibawah guyuran hujan dan lapangan yang digenangi air, pemain Timnas All Star mempermalukan tim tuan rumah dengan skor telak 9-0.

Di laga ini kedua tim tampak kesulitan mengeluarkan permainan terbaiknya. Kerja sama satu dua pemain Timnas All Star pun tak berjalan mulus, karena bola kerap terhenti akibat genangan air.

Kendati tampak kesulitan, punggawa Timnas All Star yang memang sudah lama malang melintang didunia sepakbola, pastinya tahu betul cara bermain efektif dengan kondisi lapangan yang digenangi air.

Saat melakukan passing, pemain mengangkat bola supaya umpan lebih akurat. Cara ini tentunya cukup efektif.

Carrasco mencetak empat gol, pada menit ke-2, 6, 8 dan 37. Wijay menyumbang hattrick menit ke-5, 26 dan 65. Sementara Junaidi dan Mahyadi Panggabean menyumbang masing-masing satu gol.

Hasil ini pastinya sesuai dengan target, karena Pelatih Nasir Salassa sebelumnya menyebut jika anak asuhnya memang ingin menyapu bersih setiap laga pada tour Alex Noerdin Cup.

“Kita ingin menangkan setiap pertandingan,” kata Pelatih Timnas All Star Nasir Salassa.

Sementara itu, sang Pembina Alex Noerdin Cup, yang tak lain mantan Gubernur Sumsel dua periode yakni Alex Noerdin mengatakan, jika Timnas All Star sudah melakoni 13 pertandingan. Ide mengumpulkan 35 pemain timnas ini bermula dari diskusi dengan Ketum BASRI Eddy Sofyan.

“Kita menemukan ide untuk membuat tim yang dihuni mantan pemain Timnas. Terkumpul 35 pemain, mereka tour keliling Sumsel,” katanya.

Tak hanya bertanding legenda Timnas berikan coaching clinic. Tiap kabupaten kota diambil dua sampai empat anak terbaik.

“Mereka diseleksi, nanti akan ada 50 anak terbaik. Mereka akan ikut coaching clinik di Jakabaring bersama Ronaldinho, bintang sepakbola dunia dari Brasil pada 31 Maret nanti. Mereka pun akan masuk Football Academy Alex Noerdin, semua gratis,” tegasnya.

Turnamen ini, juga memberikan dampak positif pada daerah yang disambangi. Hampir tiap kabupaten/kota punya lapangan yang tidak standar.

“Misalnya di Unsri Bukit, tempat strategi tapi lapangan masih kurang baik. Akhirnya terpacu untuk memperbaikinya, daerah lainpun juga sama. Bupatinya, setelah ada turnamen Alex Noerdin Cup langsung merenovasi dan bangun lapangan yang berstandar,” ujarnya. #zal