Timnas All Star Tak Terbendung

2

Musi Rawas, BP

Dalam lawatannya ke Kabupaten Musi Rawas pada tour keliling Sumsel Alex Noerdin Cup, Timnas All Star dipertemukan Old Star Musi Rawas di Stadion Merdeka, Musi Rawas, Sabtu (26/1).
Sang arsitek Nasir Salassa mengandalkan Carrasco Gonzales sebagai target man. Di lini tengah, Carrasco di support gelandang seperti Ronald Fagundes, Amirul Mukminin dan Oktavianus.
Amirul mengawali serangan di babak pertama, menyisir sisi kanan lapangan dan melepas umpan matang ke Carrasco menit ke-7. Namun, sepakan bomber berjuluk spiderman ini masih menyamping dari gawang yang yang dijaga Aris ini.
Selang satu menit, giliran mantan kapten pertama Sriwijaya FC Khair Rifo melepas sepakan keras dari luar kotak penalti. Tapi, lagi-lagi tipis dari gawang Old Star Musi Rawas.


Memasuki menit ke-9, giliran Amirul lakukan tendangan percobaan. Tapi masih belum berhasil mencetak gol pembuka. Carrasco berhasil memecah kebuntuan lewat golnya menit ke-10, dengan memanfaatkan assist dari Amirul Mukminin. Timnas All Star unggul 1-0.
Tak butuh waktu lama bagi Timnas All Star mengandakan kedudukan. Carrasco menorehkan namanya di papan pencetak gol menit ke-25. Timnas unggul 2-0.
Sang ‘spiderman’ kembali tak terbendung, ia berhasil mencetak gol ketiga menit ke-26, skor berubah 3-0.
Pada menit ke-29, Oktavianus dijatuhkan di kotak terlarang sehingga berbuah penalti. Pagundes yang ditunjuk menjadi algojo menyelesaikannya dengan sangat lugas. Timnas unggul 4-0 sampai turun minum.
Memasuki babak kedua, Timnas All star tak mengendurkan serangan. Carrasco mecetak quatrick menit ke-53.
Unggul 5-0, mulai melakukan rotasi pemain. Amirul, Carrasco, Aris ditarik digantikan Septarianto, Bayu Martha dan Septian Nugraha.


Septian menjadi pendatang baru dalam skuad Timnas All Star. Dia tak lain adalah putra dari Bupati Musi Rawas Hendra Gunawan.
Menariknya, sang Bupati Musi Rawas Hendra Gunawan, justru masuk mengantikan Hendra dari tim Old Star Musi Rawas.
Itu artinya, ayah dan anak bakal sering terlibat duel mengingat kedua pemain sama-sama mengisi posisi gelandang.
“Senang bisa bermain bersama Timnas All Star dan menang melawan Old Star Musi Rawas yang dihuni ayah sendiri yakni Bupati Musi Rawas Hendra Gunawan, ada juga paman di sana. Pertandingan tadi sangat seru dan menghibur,” kata Septian Nugraha, Sabtu (26/1).
Pelatih Timnas Nasir Salassa juga menyambut baik kemenangan anak asuhnya. Rekor tak terkalahkan Timnas All Star masih belum terpatahkan memasuki kabupaten/kota keenam.
“Di laga terakhir di Musi Rawas yang bakal dimainkan dua hari kedepan, juga harus berhasil dimenangkan,” ucapnya.
Dalam kesempatan ini, Ketua Panitia Penyelenggara Alex Noerdin Cup, Eddy Sofyan, di depan ribuan masyarakat Musi Rawas mengatakan, Timnas All Star dan panpel sudah melakukan tour ke lima kabupaten kota, dimulai dari Kabupaten Muara Enim, Lahat, Empat Lawang, Kota Pagaralam dan Lubuklinggau.
Kini, Musi Rawas menjadi kabupaten/kota keenam yang dikunjungi legenda Timnas. Alex Noerdin Cup, melakukan pertandingan melawan tim lokal, festival U-12 dan U-14 serta coaching clinic.
Pemain Timnas All Star akan memilih tiga anak terbaik untuk dibawa ke Palembang, ikut coaching clinic bersama bintang sepakbola dunia Ronaldinho.
“Sebanyak 50 anak terbaik dari 17 kabupaaten/kota di Sumsel ini bakal menjadi angkatan pertama dari Football Academy Alex Noerdin, semua gratis. Biaya, seraga, mes dan konsumsi, dan tak dipunggut biaya, semua gratis,” tegasnya.
Pihaknya berasa sangat bangga bisa bermain di Kabupaten Musi Rawas. Kabupaten yang punya animo tinggi di dunia sepakbola, Bupati yang sangat suka dengan sepakbola serta sangat ramah.
Di laga ini, pada jeda babak pertama ada fun games adu penalti, dengan lima penembak. Penjaga gawang Old Star Mura adalah Bupati Mura Hendra Guawan. Timnas All Star kalah 4-5.
“Saya tunggul tim Mura di Palembang,” katanya.
Kendati fun games Timnas menelan kekalahan, pertandingan sebenarnya Wijay dan kawan-kawan menang telak 5-0. #zal