5 Rute Zona Distribusi Surat Suara di Sumsel

9

BP/IST
Ketua KPU Sumsel Kelly Mariana

Palembang, BP

 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumsel telah menyiapkan 5 rute zona distribusi logistik surat suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 dari pabrik rekanan percetakan ke masing-masing kabupaten/kota di Sumsel.

Ketua KPU Sumsel, Dra Kelly Mariana, kepada wartawan, Selasa (22/1). “Rute zona pertama diantaranya Kabupaten OKU, OKU Selatan, dan OKU Timur. Zona dua ada Kabupaten Empat Lawang, Kota Lubuk Linggau, Kabupaten Musi Rawas dan Muratara. Zona tiga, Muara Enim, Lahat, dan Pagar Alam. Sementara untuk zona empat meliputi Prabumulih, PALI, OKI, dan OI. Terakhir zona lima meliputi Palembang, Banyuasin dan Musi Banyuasin,” kata Kelly.

Baca:  KPU Palembang Keluhkan Fasilitas JSC Tak Bisa di Pakai Untuk Lipat Surat Suara

Masih kata Kelly, pendistribusian surat suara Pemilu 2019 ini paling lambat akan mulai pada pertengahan Maret 2019.

“InshaAllah mulai pertengahan Maret secara bertahap sudah dimulai. Semoga proses tahapan distribusi logistik akan sampai tepat waktu untuk dapat dipergunakan pada hari pencoblosan Rabu 17 April 2019 nanti,” katanya.

Kelly menjelaskan, bahwa KPU RI sudah menetapkan pemenang lelang pencetakan logistik surat suara Pemilu 2019 dibawah pelaksana pelelangan Biro Logistik Kesekjenan KPU RI.

“Hari minggu kemarin, KPU RI, bersama dengan Bawaslu RI, DKPP, dan Komisi II DPR RI, mengadakan kunjungan ke beberapa pabrik penyedia surat suara untuk Pemilu 2019. Setelah melalui proses lelang secara elektronik (e-katalog), terdapat enam pemenang, yakni PT Aksara Grafika Pratama (Jakarta), Konsorsium PT Balai Pustaka (Jakarta), Konsorsium PT Temprina Media Grafika (Gresik, Jatim), Konsorsium PT Gramedia (Jakarta), PT Adi Perkasa (Makassar), dan Konsorsium PT Puri Panca Pujibangun (Surabaya),” katanya.

Baca:  Krisis Kepercayaan, Masalah Besar Indonesia

Menurutnya, total surat suara yang dicetak adalah 939.879.651 lembar dengan biaya sebesar Rp. 603.342.100.900. Dalam pengadaan surat suara ini KPU berhasil melakukan penghematan Rp. 269.349.301.525 atau 30.86% jika dihitung dari Harga Perkiraan Satuan (HPS, Rp. 872.691.402.425). Jika dihitung dari pagu anggaran (Rp. 894.720.293.000) maka efisiensinya sebesar Rp. 291.378.192.100 (32.57%).

“Waktu yang dibutuhkan untuk produksi dan distribusi surat suara ini diperkirakan sekitar 60 hari. Prioritas pengiriman tentu ke daerah dengan tantangan geografis yang berat,”katanya.

Baca:  Hadapi Sengketa PHPU di MK, KPU Palembang Buka Kotak Suara Per TPS Jadi Objek Sengketa

Diharapkan pada pertengahan Maret 2019 seluruh surat suara telah dikirim ke KPU Kabupaten/Kota. Dengan demikian, masih cukup waktu untuk melakukan penyortiran, penghitungan, pengepakan, dan pengiriman secara berjenjang dari KPU Kab/Kota ke kecamatan, desa/kelurahan, hingga TPS,” katanya.#osk