Ultimate magazine theme for WordPress.

Adi Prayitno: Demokrat Bangun Eksistensi Hoaks

Adi Prayitno

Jakarta, BP— Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, menilai,  Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bungkam dalam kasus cuitan 7 kontainer suara tercoblos oleh Wasekjen Demokrat Andi Arief, sebagai strategi politik baru Demokrat.

“Hanya saja strategi itu dengan hoaks. Karena, serangan politik kebohongan justru kontraproduktif dan paradoks dengan politik SBY dan bisa merugikan Demokrat,” ujar Adi Prayitno, Selasa (8/1/) malam.

Baca Juga:  Pemerintah Dininta Buat Aturan Keberadaan Ojek Online

Strategi itu kata Adi, karena kesantunan politik SBY selama ini tak cukup untuk mempertahankan eksistensi dan elektabilitas Demokrat. “Kecenderungan arah mata angin politik 2019 tak memihak Demokrat. Karenanya, perlu strategi lain yang lebih nendang ke publik,” jelas Adi.

Menurut Adi, Demokrat cenderung bermain aman, namun kini menggunakan strategi ganda. Di satu sisi tetap berteguh pada narasi ketokohan SBY yang santun dan cool. Tapi, di sisi lain menyerang sebagai bagian peneguhan eksistensi Demokrat.

Baca Juga:  Pelaku Curas di Palembang Ditembak, Satu Pelaku Perempuan

Karena itu lanjut dia,  wajar jika SBY hanya bisa diam dalam kasus cuitan Andi Arief tersebut. “Dengan kasus Andi Arief itu, maka Demokrat banyak dibicarakan publik, dan dengan begitu publik diharapkan bisa dikonsolidasi untuk memilih Demokrat di pemilu 2019,”  katanya.

Yang pasti kata Adi, setiap partai selalu ada orang seperti Andi Arief, striker tunggal yang siap bertarung di barisan depan.Fungsinya banyak. Salah satu untuk menyerang lawan politik secara sporadis. “Secara politik boleh saja, namun paradoks jika amunisi diskursus yang dibangun dengan hoaks,” paparnya.#duk

Baca Juga:  Ketua DPR: Silaturahmi Sesama Pimpinan Lembaga Menyejukkan
Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...