Soal Debat Capres Bukan Sengaja Di Bocorkan

13

BP/IST
 Ketua KPU RI Arif Budiman usai melantik 80 anggota Komisioner KPU di 16  Kabupaten dan Kota seluruh Sumatera Selatan (Sumsel) masa jabatan 2019 hingga 2024  di lantai 3 Ruang Semeru, Hotel Horison Ultima Palembang, Senin (7/1).

Palembang, BP

Terkait dengan pembatalan sosialisasi visi misi capres cawapres yang difasilitasi oleh KPU RI, dan pembocoran soal yang akan didebatkan oleh masing-masing pasangan calon. Ketua KPU RI Arif Budiman mengatakan, bahwa soal-soal yang akan ditanyakan kepada paslon bukan sengaja dibocorkan melainkan kesepakatan semua pihak.

“Dalam rapat kami membahas debat capres dan cawapres ini yang dihadiri oleh Bawaslu, Timses masing-masing paslon. Keputusannya adalah menyepakati agar soal-soal ini disampaikan, bukan dibocorkan ya kalau dibocorkan terkesan secara diam-diam. Tapi ini sudah disepakati dan disaksikan semua pihak,” kata  Arif usai melantik 80 anggota Komisioner  KPU di 16  Kabupaten dan Kota seluruh  Sumatera Selatan (Sumsel) masa jabatan 2019 hingga 2024  di lantai 3 Ruang Semeru, Hotel Horison Ultima Palembang, Senin (7/1).

Baca:  61 Saksi Capres Dan Cawapres

Selain itu,  hasil dari diskusi tersebut diantaranya bagaiamana agar masing-masing pasangan calon harus dijaga martabatnya jangan sampai saling menjatuhkan. Pihaknya tak ingin ada pertanyaan yang menjatuhkan hingga sangat detail dan rinci.

“Kalau ada salah satu yang tak bisa menyampaikan visi misinya, justru masyarakat tak bisa tahu apa program dari paslon. Makanya KPU mempertimbangkan dan mengumpulkan rekan-rekan untuk membahas masalah ini. Sampailah pada kesepakatan metode debatnya seperti ini,”  katanya.

Baca:  BM PAN Perioritaskan Kemengan Zulhas Sebagai Capres 2019

Selain itu ia tak mengelak yang namanya debat harus tetap debat. Sehingga pada debat capres cawapres ada sesi debat antar kadidat yang soalnya disiapkan masing-masing kadidat untuk ditanyakan kepada lawannya. Kisi-kisi yang memiliki 4 tema dan berjumlah sekitar 20 soal belum sampai kepada paslon.

“Disana nanti mereka saling menanyakan, menanggapi, dan diskusi satu sama lain. Rencananya kami menyampaikan soal-soal kepada paslon tanggal 10 Januari 2019 karena saat ini masih formulasi,” katanya.

Baca:  Debat Kandidat II Pilgub Sumsel, Focus Bahas Korupsi

Ditambahkannya untuk urusan logistik seperti bilik suara, kotak suara, tinta, hologram dan lain-lain semua sudah melewati masa sanggahan hanya tinggal menunggu proses sanggahan formulir dan surat suara yang masa sanggahannya terakhir hari ini.

“Pada prinsipnya logistik pemilu akan sampai pada H-1 sebelum pencoblosan,” katanya.#osk