Komisi V DPR RI Motivasi Bandara SMB II Jadi Bandara Transit

11

Anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo Soekartono didampingi General Manager Angkasa Pura II, Fahroji, saat meninjau fasilitas bandara.

Palembang, BP — Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II direkomendasikan menjadi bandara transit seperti layaknya Bandara Changi, Singapura. Hal ini dikarenakan panjang landasan SMB II 3000 meter dan memiliki kapasitas 14 epron parking stand.

Anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo Soekartono mengatakan, Bandara SMB II Palembang sudah menjadi alternatif penerbangan saat terjadi emergency di bandara lain. “Bandara ini jauh lebih besar dari Bandara Kartajati Jawa Barat. Memiliki 4 confire, 8 garbarata, panjang landasan 3000 meter. Bandara ini layak menjadi bandara alternatif, transit dan destinasi,” katanya saat melakukan kunjungan kerja ke Palembang, Jumat (14/12).

Baca:  Disbud Kota Palembang Gelar Rapat Lanjutan PPKD

Bambang mengatakan, menjadi bandara transit internasional harus murah dari sisi pelayanan. Termasuk mendapat dukungan dari Pertamina lantaran bahan bakar pesawat lebih mahal 20 persen dibandingkan Singapura dan Malaysia.

“Selain itu tempat istirahat harus bagus, fasilitas baik, responsif dari petugas di bandara dari sisi keamanan dan keselamatan selama di bandara, termasuk kenyamanan pilot termasuk dari sisi zero holding. Hal itu menyebabkan Singapura jadi bandara transit,” jelasnya.

Baca:  Akhir Desember , Bandara Silampari di Resmikan Presiden

Secara keseluruhan, menurutnya SMB II sudah sangat bagus dari sisi pelayanan dan fasilitas. Dengan kapasitas 3,4 juta penumpang, kedepan pun sudah layak dikembangkan lagi sebab dimand sudah 4,7 juta.

“Harus ada pengembangan lagi mungkin nanti dikaji dulu. Karena untuk pengembangan butuh dana dan hutang BUMN saat ini Rp5.350 triliun,” ujarnya.

Baca:  Ruang Pamer Museum SMB II Akan Di Tata Ulang

General Manager Angkasa Pura II Fahroji mengatakan, sudah diberi masukan oleh Komisi V untuk menjadi bandara transit. Sebab di Indonesia belum ada. “Sebenarnya kita saja, hanya saja untuk menjadi bandara transit banyak aspek yang harus dipenuhi,” jelasnya. #pit