Ultimate magazine theme for WordPress.

Anggaran Pileg dan Pilpres KPU dan Bawaslu Sumsel Tidak Masuk di APBD Sumsel 2019

BP/DUDY OSKANDAR
Suasana acara Forum Group Discussion (FGD) bertema mencari strategi meningkatkan partisipasi pemilih di pemilu 2019 yang digelar FJP bersama KPU Sumsel, di ruang banggar DPRD Sumsel, Sabtu (8/12).

# KPU Sumsel Kecewa

Palembang, BP

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kecewa lantaran pengajuan anggaran tambahan untuk pileg dan pilpres 2019 sebesar Rp12 miliar tidak di anggarkan Pemprov Sumsel.

“  Memang tidak dimasukkan , jadi tidak tercatat  di APBD 2019, kita ini khan melanjutkan , menurut informasi  sudah diajukan sekretaris KPU Sumsel saat periode yang lama, tapi pada saat menandatanganan pengesahan KUA PPAS APBD 2019  itu anggaran KPU enggak ada, jadi memang terkendala dan kita termasuk kecewalah karena memang justru pemilu paling penting dalam kegiatan  even nasional itu justru  Pemerintah Provinsi tidak menganggarkan ,”  kata Amrah Muslimin SE MSi,  Komisioner KPU Sumsel Divisi Sosialisasi, Parmas dan SDM  usai menjadi pembicara pada acara Forum Group Discussion (FGD) bertema mencari strategi meningkatkan partisipasi pemilih di pemilu 2019 yang digelar Forum Jurnalis Parlemen (FJP) bersama KPU Sumsel, di ruang banggar DPRD Sumsel, Sabtu (8/12).

Baca Juga:  PPP Sumsel – PPP Jateng Jalin Kerjasama Tingkatkan Kualitas SDM Partai

Pihaknya sudah berkonsultasi dengan Gubernur Sumsel dan Gubernur sedang mencarikan  solusinya .

“ Kita tunggu saja, bagaimana kebijakan pak Gubernur, ya 12 miliar kita ajukan  termasuk dana sosialisasi,” katanya.

Namun hal ini menurutnya tidak mengurangi semangat KPU Sumsel dan jajarannya dalam melaksanakan tugas.

“Kita akan buat alternatif-alternatif kegiatan. Betul kita sudah tanyakan ternyata tidak dianggarkan oleh BPKAD,”  kata Amrah .

Sedangkan Ketua Bawaslu Sumsel Iin Irwanto mengaku belum mengetahui apakah anggaran yang mereka ajukan diterima atau di setujui pemprov Sumsel atau tidak.

Baca Juga:  Nasib Warga Griya Alam Sejahtera Belum Jelas, DPRD Sumsel Minta Segera di Selesaikan  

“ Akan saya tanya dulu,” katanya, Minggu (9/12).

Sebelumnya Ketua Bawaslu Provinsi Sumater Selatan  (Sumsel) Iin Irwanto mengaku telah mengajukan anggaran untuk pelaksanana Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 kepada DPRD Sumsel.

        “Sudah kita usulkan kalau kemarin , pak Kepala Sekretariat yang tahu tapi diangka sekitar Rp40 miliar,” kata Ketua Bawaslu Sumsel Iin Irwanto, Senin (26/11).

        Anggaran akan di pergunakan untuk sosialisasi  dan perkuatan lembaga Bawaslu 2018.

“Jadi kita tetap membutuhkan dukungan dari Pemprov Sumsel dan kami mendengar langsung dari Gubernur Sumsel bahwa beliau sangat mendukung untuk tegaknya demokrasi , untuk majunya demokrasi dan perlu di garis bawahi pelayanan  publik yang dilakukan oleh Bawaslu Sumsel,” katanya.

Baca Juga:  Bawaslu Sumsel Harapkan Dana Hibah Rp240 Miliar Terserap Sesuai Perencanaan

Sedangkan anggota Komisi I DPRD Sumsel Elianuddin HB   mengatakan, kalau pengajuan anggaran pileg dan pilpres 2019 sebesar Rp12 miliar oleh  KPU Sumsel dilakukan sesudah KUA PPAS sehingga tidak bisa di anggarkan.

“Kewajiban Pemprov dalam penganggaran hanya di pemilihan Gubernur Sumsel, diluar itu kegiatan KPU dan jajaran ditanggung APBN, karena itu tidak ada kewajiban Pemprov Sumsel untuk menanggung anggaran pileg dan pilpres 2019,” katanya.

        Selain  tidak menganggaran pileg dan pilpres 2019 yang diajukan KPU Sumsel, menurut politisi partai Nasdem, anggaran pileg dan pilpres 2019 yang diajukan Bawaslu Sumsel juga  tidak dianggarakan di APBD Sumsel 2019.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...