Dana Parpol di Kota Palembang Bakal Naik

8

BP/IST
Kepala Kesbangpol Kota Palembang, Altur Febriansyah,

Palembang, BP

Dana Partai Politik (Parpol) di kota Palembang kembali akan mengalami kenaikan menjadi Rp 4.600 per suara dimana sebelumnya hanya Rp 1.600 per suara.

Kepala Kesbangpol Kota Palembang, Altur Febriansyah, menilai kenaikan tersebut tinggal menunggu Surat Keputusan Gubernur Sumsel.

Setelah SK itu terbit, maka dana parpol naik Rp 3.000 per suara atau menjadi Rp 4.600 per suara.

“Kalau sekarang Rp 1.600, tunggu SK Gubernur jadi Rp 4.600 per suara. Tahun ini harus keluar (SK Gubernur),” kata Altur usai acara Focus Group Discussion (FGD) evaluasi penyelenggaraan pilkada dengan stakeholder yang digelar KPU Kota Palembang, di Hotel Aston Palembang, Kamis (27/9).

Baca:  Sambil Naik  Ketek, Dansatgas TMMD Kodim Palembang Kunjungi Rumah Salbiah

Menurutnya, besaran dana bantuan parpol tersebut dibayarkan sesuai kemampuan daerah. Hal itu berdasarkan keputusan Kemendagri yang menyebutkan dana parpop harus dilakukan penambahan nilainya.

“Ini edaran Permendagri tahun 2017,” katanya.

Dikatakannya bantuan pemerintah Palembang untuk dana bantuan parpol cukup besar. Saat ini, Pemkot Palembang melalui BPKAD, mengucurkan dana sekitar Rp 1 miliar setiap tahunnya untuk 11 partai politik yang memiliki kursi di DPRD Palembang.

Baca:  Dana Bantuan 11 Parpol Di Sumsel Tahun 2017 Capai Rp 2.030.811.552

Dengan kenaikan dana parpol menjadi Rp 4.600 per suara diperkirakan pengeluaran bantuan dana parpol dari pemkot Palembang bisa mencapai Rp 4 miliar setiap tahun.

“Sekarang saja sekitar Rp 1 miliar, tahun depan bisa Rp 4 miliar,” katanya. Dana itu melalui BPKAD, dikirim ke rekening masing-masing parpol.

Dan pencairan dana parpol dibagi tiga termin, kemudian dua termin hingga saat ini. Namun pada 2019 mendatang akan dibayar sekaligus.

Baca:  Danlanud SMH Sematkan Pangkat Baru Setingkat Lebih Tinggi

“Sekarang ini yang paling banyak terima dana bantuan itu PDIP, kedua Demokrat karena ini partai pemenang pemilu 2014 lalu,” katanya.

Altur mengatakan dana bantuan parpol tersebut dimanfaatkan parpol untuk memberikan pendidikan politik bagi kader parpol.

“Diharapkan dana bantuan ini dapat membuat parpol mandiri, karena selama ini anggapannya kalau parpol itu didanai seseorang akan ada kepentingan. Tak lagi independen,” katanya.#osk