Ultimate magazine theme for WordPress.

Pembangunan Pusdiklat di Talang Buluh Distop

BP/IST
DPRD Kota Palembang,Komisi I dan III,Camat Ilir Barat I,Dinas PUPR serta Bagian pembangunan melakukan sidak dan menutup lokasi pembangunan hingga persoalan diselesaikan khususnya antara Pemkab Banyuasin dan Kota Palembang. Karena Pemkab Banyuasin mengeluarkan izin untuk pembangunan pusdiklat di Talang Buluh, Kamis (13/9).

#Wilayah Bangunan Masuk Kota Palembang

Palembang, BP
Akhirnya Pemerintah Kota Palembang mengambil langkah tegas terkait pembangunan Pusdiklat di Talang Buluh sebab wilayah pambangunan masuk kawasan Kota Palembang.Kamis,(13/9).
Bersama DPRD Kota Palembang,Komisi I dan III,Camat Ilir Barat I,Dinas PUPR serta Bagian pembangunan melakukan sidak dan menutup lokasi pembangunan hingga persoalan diselesaikan khususnya antara Pemkab Banyuasin dan Kota Palembang.
Karena Pemkab Banyuasin mengeluarkan izin untuk pembangunan pusdiklat tersebut.

Berdasarkan temuan dilapangan.
Lahan seluas 62 hektar tersebut sudah dilakukan pemagaran secara keliling lokasi.Sementara,didalamnya terdapat 2 buah masjid,meskipun saat ini belum dirobohkan.

Baca Juga:  PT Pelindo II Bangun Sumur Bor di Air Itam Gandeng ACT

Para pekerja sedang melakukan pembangunan. Lokasi sudah dibersihkan, dan beberapa alat berat sudah masuk ke lokasi.
Beberapa lainnya sedang melakukan pengecoran tiang dan mengikat besi. Selebihnya ada juga yang sedang melakukan penimbunan. Selain itu, Plat papan berupa ijin proyek yang dikeluarkan Pemerintah Banyuasin ikut diambil sebagai barang bukti.

Ketua Komisi I DPRD Kota Palembang Nazili mengatakan, pihaknya akan melayangkan somasi kepada Pemkab Banyuasin.

“Sudah kita cek peta dan ternyata itu lahan milik Kota Palembang, ” kata Nazili.

Baca Juga:  Patroli Polwan Dit Pam Obvit Polda Sumsel Pimpinan AKBP Anna Susilla

Pihaknya menstop dulu pembangunan karena tak memiliki izin ke Pemrintah Kota Palembang.

Karena bangunan tersebut memiliki izin ke Pemkab Banyuasin.

Sekretaris Komisi III DPRD Kota Palembang Ade Victoria mengatakan, jika petugas di lapangan masih melakukan pengerjaan maka pihaknya akan melakukan tindakan hukum.

Sebab lokasi tersebut sudah tak boleh lagi ada pembangunan.

“Kalau terpantau masih ada pengerjaan kita akan lakukan tindakan tegas, ” katanya.
Menurut Ade, sesuai PP nomor 23 tahun 1988 Talang Buluh merupakan bagian dari Palembang.
“Masuk wilayah Kecamatan IB I Palembang,

Baca Juga:  Air Musi Deras, Tiang Pancang Musi VI Lambat

Sementara itu, salah seorang penanggungjawab proyek dari yayasan pusdiklat di lapangan Dian mengatakan, mulai besok pihaknya tak lagi melakukan pekerjaan.
Dan apa yang sudah disampaikan oleh Pemkot Palembang dan DPRD Kota akan disampaikan kepada pihak yayasan yang membangun pusdiklat tersebut.
“Kita akan sampaikan dulu kepada yayasan, tapi mulai besok kita tak akan kerja, ” katanya. #osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...