Hino Sangat Aman Konsumsi Biosolar B20

8

Palembang, BP
Sebagai salah satu produsen truk, bus dan mesin diesel top di Jepang dan di dunia, Hino mengantisipasi perkembangan teknologi otomotif dan tuntutan (regulasi) lingkungan di berbagai negara.
General Manage CLM Citra Lestari Mobilindo Solihin Kentjana mengatakan, Hino bersama dengan jaringan penjualan dan layanan purnajualnya di Indonesia siap melaksanakan penggunaan B20 sudah dicanangkan pemerintah
Hino terus melakukan antisipasi sehingga ketika regulasi harus dijalankan sudah dapat langsung melangkah.
Mesin-mesin diesel Hino, baik yang masih berteknologi lama (pompa distribusi mekanis) maupun yang terbaru (common rail), bisa menggunakan bahan bakar diesel (solar) B20.
Hino juga memberikan panduan cara perawatan mesin yang menggunakan B20, baik mesin lama maupun baru bagi pemakai sehingga pengguna setia Hino tidak perlu khawatir.
Tes mesin B20 Bagi Hino, pasar Indonesia sangat penting. Oleh karena itu, selalu siap mengikuti kebijakan pemerintah, termasuk soal bahan bakar.
Ditambahkan oleh  mesin diesel yang digunakan truk dan bus Hino yang dipasarkan di Tanah Air sekarang sudah lulus uji coba menggunakan biosolar B20. Hino sudah memasarkan kendaraan niaga ringan, sedang, dan besar semuanya bermesin diesel– di Indonesia lebih dari 35 tahun.
Mesin diesel Hino dapat direkayasa sesuai dengan spesifikasi bahan bakar yang dijual secara umum. Mesin Hino juga sudah menggunakan biosolar B10 dan B15. Terbukti tidak ada masalah.
Kini, kadar solar nabati lebih tinggi (20 persen) dan solar mineral turun menjadi 80 persen. Pemerintah menjalankan program mandatori biodiesel 20 persen (B20) dalam rangka perluasan insentif biodiesel dari public service obligation (PSO) ke non-PSO (dari bersubsidi ke nonsubsidi).
Dengan program ini, pemerintah bisa mengurangi subsidi bahan bakar solar yang diimpor. Komponen solar dari dalam negeri – hasil dari perkebunan dan bisa diperbarui– porsinya terus ditingkatkan. #ren