Ultimate magazine theme for WordPress.

Pemprov Sumsel Tidak Ikut Campur Soal Politik

BP/IST
Gubernur Sumsel H Alex Noerdin

Palembang, BP

Meskipun dilarang menjadi narasumber dalam sebuah diskusi, Ratna Sarumpaet dan Rocky Gerung tetap menerima masuk wilayah Palembang. Hanya saja, polisi memberikan waktu tiga jam berada di kota Palembang, Sabtu (1/9).
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Alex Noerdin mengatakan kalau acara tersebut resmi dilarang polisi.
Dia memastikan kalau bagi Pemprov Sumsel , masalah politik tidak ikut campur.
“Tetapi seluruh kegiatan yang bisa memancing kerusuhan, keributan hendaknya disikapi dengan bijaksana, kita ini sudah kondusif, sudah bisa menjadi tuan rumah Asian Games, Alhamdulilah, berakhir dengan baik , dipuji seluruh negara, dua duta besar datang mengucapkan terima kasih dengan Palembang, khan luar biasa,” kata Gubernur usai rapat paripurna DPRD Sumsel, Senin (3/9).
Sebelumnya Rencana diskusi publik Rocky Gerung dan Ratna Sarumpaet di Palembang kembali mendapat penolakan. Polisi menyebut sejauh ini belum ada izin kegiatan dan menyarankan kegiatan untuk ditunda.

Baca Juga:  Kadis PUBM OKI Lecehkan Dewan

“Mereka sampai saat ini belum memberi tahu ada kegiatan maupun minta izin dan jika misalnya mereka minta izin sudah saya sampaikan agar dapatnya ditunda,” terang Kapolda Sumatera Selatan Irjen Zulkarnain Adinegara, Jumat (31/8).
Zulkarnaim menyebut acara diskusi yang dilaksanakan pihak Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI) itu sarat dengan agenda kampanye. Bahkan kegiatan yang akan dilakukan GSI ini dinilai mendiskriditkan pihak tertentu.

Baca Juga:  Pemprov Jamin PHK Massal Tak Terjadi di Sumsel

“Cara dimaksud memang sudah jadwal kampanye nanti. Kerena nuansa yang mereka lakukan ini sudah ‘Kampanye’ dengan mendiskrieditkan pihak tertentu,” kata Zulkarnain.

Selain itu, Zulkarnain meminta seluruh lapisan masyarakat untuk tak membuat kegaduhan selama pelaksanaan Asian Games 2018. Apalagi saat sampai hari ini masih banyak atlet, ofisial dan tamu yang berkunjung ke Palembang.

“Disamping itu alasan kami, tolonglah kita sebagai warga negara memiliki rasa tanggung jawab untuk tidak menciderai pelaksanaan Asian Games yang sedang berlangsung sampai 2 September 2018 nanti. Siapa lagi kalau bukan kita warga kota Palembang dan warga rakyat Indonesia untuk memberikan kesan yang baik kepada para atlit, official dan suporter lainnya. Termasuk media asing,” kata Zulkarnain.

Baca Juga:  Cegah Corona, Kucurkan Dana Rp100 Miliar Hingga Siapkan Wisma Atlet dan Asrama Haji

“Kalau mereka memaksakan kehendak tentu saja ini dikhawatirkan akan terjadi penolakan secara fisik dari pihak yang tidak menyetujui kegiatan dimaksud,” kata mantan Kapolda Riau ini.

Terakhir, Zulkarnain mengatakan Polda Sumsel telah menerima banyak laporan terkait penolakan diskusi yang nantinya menghadirkan tokoh Ratna Sarumpaet dan Rocky Gerung.

“Banyak surat yang masuk dan sudah diberikan kepada polisi bahwa cukup banyak elemen pemuda ikut menolak kegiatan dimaksud dengan berbagai alasan. Seperti yang juga telah kami sampaikan, yaitu mencegah adanya kinflik serta masih ada Asian Games,” kata Zulkarnain. #osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...