Home / Headline / OKP dan Ormas Tolak Rocky Gerung dan Ratna Sarumpaet di Sumsel

OKP dan Ormas Tolak Rocky Gerung dan Ratna Sarumpaet di Sumsel

Sejumlah OKP dan ormas Palembang dan Sumsel menyampaikan surat penolakan rencana kedatangan Rocky Gerung dan Ratna Sarumpaet kepada Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara, Kamis (30/8). BP/OSK

Palembang, BP–Gerakan #2019 Ganti Presiden di Palembang dan Lubuklinggau, mendapat penolakan dari sejumlah OKP dan ormas.

        Rencana kedatangan Rocky Gerung dan Ratna Sarumpaet yang akan menghadiri FGD  Gerakan Selamatkan Indonesia di Kota Palembang  dan Lubuklinggau pada tanggal 1 dan 2 September ditolak OKP dan ormas yang ada di Palembang dan Sumsel.

Hal tersebut dikemukakan saat sejumlah OKP dan ormas di Palembang dan Sumsel memberikan surat penolakan rencana kedatangan Rocky Gerung dan Ratna Sarumpaet yang akan menghadiri FGD  Gerakan Selamatkan Indonesia di Palembang  dan Lubuklinggau kepada  Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara, Kamis (30/8) di Mapolda Sumsel.

OKP dan ormas  tersebut di antaranya adalah Pemuda Pancasila kota Palembang , PMII Sumsel, Perhimpunan Mahasiswa Katolik (PMKRI) Sumsel.

Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara mengatakan,  saat ini sedang berlangsung Asian Games yang membawa nama baik bangsa negara.

Menurut Kapolda , kalau ada kegiatan politik menurutnya, ada waktunya terutama waktu masa kampanye.

Jika ada upaya atau kegiatan  memancing mancing situasi sehingga terjadi polemik, memecah belah pihaknya akan mencegahnya.

Dia berharap OKP dan ormas dan masyarakat di Sumsel tidak mudah terpancing sehingga terjadi polemik.

Karena itu Kapolda berharap selama pelaksanaan Asian Games di Sumsel tetap kondusif.

Sedangkan Eza Triandi dari PMII Sumsel mengatakan, kedatangan ke Polda Sumsel meminta dan menyerahkan surat ke polda untuk melarang kegiatan yang bersifat provokatif di Sumsel  hal itu akan menganggu kondusifitas dan keamanan Sumsel. Apalagi Sumsel menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

“Kepada saudara Ratna Sarumpaet dan Rocky Gerung agar mereka menegaskan dan paham jika mereka adalah orang intelelektual dan berpikir ketika mereka melakukan kegiatan  dan menimbulkan hal negatif urungkan tapi jika bersifat positip silahkan malah  Sumsel siap mengamankan,” katanya.

Selain itu jika kegiatan itu provokatif, pihaknya siap menjadi garda terdepan menghalau hal tersebut demi tercipta kondusivitas di Sumsel.

Sedangkan Heri Suyanto yang merupakan Sekretaris Pemuda Pancasila Kota Palembang menegaskan  pihaknya meminta  Polda Sumsel agar tidak memberikan izin kegiatan gerakan #2019 Ganti Presiden di Palembang dan Lubuklinggau.

“Sumsel dalam tahapan Asian Games yang sudah kondusif dan tertata dengan baik, hal ini jangan di cederai dengan  hal bersifat politik karena kegiatan politik  ada tempat dan waktunya,” katanya.

Pihaknya tidak membatasi seseorang untuk menyampaikan aspirasi namun sekarang ada hal yang lebih penting yang ada dijaga bersama yaitu stabilitas kantibmas di Sumsel.

Apalagi Sumsel menurutnya,  sudah tiga tahun mempersiapkan  Asian Games namun di akhir Asian Games 2018  ada kegiatan atau hal-hal yang tidak ada kaitan dengan Asian Games di Kota Palembang.

“Selama perhelatan Asian Games ini jangan ada kegiatan bersifat politis,” katanya. Oosk