Tunduk Atas Malaysia, Takraw Pupus dari Medali Emas

9

(Timnas Sepak Tkrawa Indonesia saat melawan rival Malaysia di Gelanggang Olahraga (GOR) Ranau, Internasional, Jakabaring Sport City Palembang)

 

Palembang, BP

 

-Tim sepak takraw putera Indonesia gagal menyumbangkan medali emas usai dikalahkan tim Malaysia dalam partai final nomor regu, di lapangan 2 Ranau Sport Hall, kompleks Jakabaring Sport City Palembang,Selasa (28/8).

 

 

Indonesia kalah lewat pertarungan panjang tiga game, 21-18, 20-22 dan 11-21.Tim tuan diperkuat Muhammad Hardiansyah Muliang, Nofrizal, Abdul Halim Radjiu dan Herson Mohamad Saipul serta Victoria Eka Prasetya secara bergantian, sebenarnya mampu meladeni permainan Malaysia.

 

 

Di game pertama, Indonesia yang sempat dibuat kewalahan mampu menyudahi pertarungan dengan kemenangan. Lewat perolehan skor yang ketat, Indonesia merebut game pertama 21-18.

 

 

Situasi lebih menegangkan terjadi di game kedua, sempat memimpin dua angka, Nofrizal cs berbalik tertinggal 4-7 sebelum menyamakan kedudukan menjadi 10-10.

Baca:  Muaraenim Sapu Bersih Dua Emas Takraw

 

 

Usai menyamakan kedudukan, Indonesia seperti mendapat motivasi berlipat dan mampu mengungguli Malaysia. Namun keunggulan Indonesia mampu dikejar kembali. Game kedua dimenangkan Malaysia 22-20.

 

 

Memasuki game ketiga, pertarungan lebih sulit terjadi antara kedua tim. Indonesia bahkan harus tertinggal 0-5 sebelum memperkecil kedukudukan menjadi 5-8. Terlalu jauh tertinggal membuat skuad Asry Syam kesulitan untuk mengejar. Hingga akhirnya kemenangan telak diraih Malaysia 21-11.

 

 

 

Didukung ribuan penonton yang hadir langsung menyaksikan perjuangan skuad Asry Syam, Indonesia mampu menguasai game pertama. Sempat mendapat perlawanan, tim Merah Putri sukses memenangi laga 21-18.

 

 

Sementara di game kedua, Indonesia juga sempat memimpin. Bahkan, Indonesia tinggal merebut dua angka lagi saat kedudukan 19-16. Sayangnya keunggulan ini gagal dipertahankan. Indonesia menyerah 20-22.

Baca:  500 Pesepeda di Sumsel Dukung Asian Games Lewat Gowes 

 

 

Kegagalan di game kedua berimbas pada hasil di game ketiga. Indonesia tidak mampu mengimbangi Malaysia dan harus takluk 11-21. Hasil di game kedua juga diakui atlet takraw Nofrizal menjadi momentum krusial kekalahan Indonesia.

 

 

Karena disaat posisi memimpin dan dapat dikejar Malaysia, tekanan justru ada di Indonesia. Malaysia juga dianggap tampil lebih berani hingga membuat Indonesia dalam posisi sulit.

 

 

“Di game kedua kita sempat unggul. Jarak untuk kemenangan juga sudah sangat dekat. Tapi mungkin hasilnya belum memihak kepada kita. Saat dikejar kita benar-benar dalam tekanan,” kata Nofrizal.

 

 

Meski gagal mempersembahkan emas, Nofrizal mengaku tetap bersyukur. Menurut atlet takraw yang berposisi sebagai Killer itu, medali perak bukanlah capaian yang buruk.

Baca:  Karang Taruna Sumsel Berperan Aktif Sukseskan Asian Games 2018

 

 

Dan sejauh ini kontingen Indonesia juga selalu mampu mempersembahkan medali di tiga nomor yang sudah dipertandingkan. Selain perak di nomor regu, sepak takraw sudah menyumbangkan dua medali perunggu di nomor tim regu dan ganda.

 

 

“Kita tetap bersyukur. Kita sudah berusaha maksimal dan tampil all out. Ini pertandingan yang tidak mudah. Setiap bertemu Malaysia mereka juga kerap menyulitkan,” ujar Nofrizal.

 

 

Sepak takraw masih memiliki peluang menambah medali di nomor quadrant putra. Nofrizal berjanji akan berjuang semaksimal mungkin agar mampu mengibarkan bendera Merah Putih di posisi tertinggi.tandasnya. #sug