Kesal Dituduh Larikan Uang Setoran, Tukang Parkir Dihabisi

11

Tersangka Hajri dihadirkan dalam gelar perkara di Mapolda Sumsel, Selasa (28/8). BP/HAFIDZ

Palembang, BP–Kesal karena dituduh melarikan uang setoran parkir di kawasan Jakabaring, Hajri alias Ayik (32) menghabisi nyawa Andre alias Unyil (35).

Tersangka diringkus anggota Subdit III/Jatanras, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel dari kediaman keluarganya di kawasan Talang Betutu, Palembang, Senin (27/8).

Bahkan betis kanan tersangka dihadiahi satu butir peluru petugas karena berusaha melarikan diri saat dilakukan penyergapan oleh aparat.

Dari data yang diperoleh, Ayik masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak Jumat (24/8) usai menewaskan korban Andre di Jalan Gubernur H Bastari, Jakabaring, Palembang.

Oleh pelaku bersama rekannya berinisial G (DPO), korban yang biasa menjaga area parkir di depan Kantor Smartfren ini tewas dengan tubuh disiram air keras dan luka tusuk pada bagian perut kanan.

Baca:  Pembunuh Sopir Taksol di Gandus Divonis 17 Tahun Penjara

Saat dihadirkan dalam gelar tersangka dan barang bukti di Mapolda Sumsel, tersangka mengatakan, dirinya nekat menghabisi nyawa korban lantaran kesal dituduh telah melarikan uang parkir sebesar Rp700.000. Bahkan saat itu korban memaki-maki tersangka dan menantang nya berkelahi.

“Dia (korban-red) menelepon saya agar datang ke tempat parkir sambil marah-marah. Saat datang, dia langsung menantang saya berkelahi, jadi dia langsung saya siram pakai air keras dan menusuk nya,” kata Ayik, Selasa (28/8).

Baca:  Iskandar Menyesal Bunuh Andi

Menurutnya uang hasil parkir sebesar Rp700.000 tersebut hanya diambil Rp210.000 untuk membeli rokok dan biaya makan. Namun korban menuduh nya jika seluruh uang telah dilarikan.

“Saya tidak terima dituduh sudah melarikan uang setoran parkir, karena tidak seluruhnya saya ambil, itupun cuma buat makan dan beli rokok,” ujarnya.

Sebelum tertangkap, tersangka mengaku sempat ingin menyerahkan diri kepada pihak yang berwajib. Akan tetapi, karena tak ingin kembali ke dalam sel, residivis ini memilih mengurungkan niat tersebut.

“Saya dulu pernah ditahan atas kasus begal, setelah kejadian itu niat nya memang mau menyerahkan diri. Tapi saya masih takut,” imbuhnya.

Baca:  Bunuh Kakek Kandung Karena Warisan

Kasubdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Yoga Baskara menuturkan, tersangka memang merupakan residivis kasus pencurian dengan kekerasan di wilayah Palembang. Setelah mendapatkan laporan pihak korban pihaknya langsung bergerak memburu tersangka.

“Tersangka sudah merencanakan untuk membunuh korban. Motifnya kesal karena dituduh melarikan uang parkir, ada satu tersangka lagi yang buron karena diduga ikut serta dan masih diburu,” tuturnya.

Atas perbuatan tersebut, menurut AKBP Yoga, tersangka akan dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan Pasal 170 ayat 3 KUHP tentang pengeroyokan yang menyebabkan orang lain kehilangan nyawa. #idz