Naik Damri ke Unsri Cuma Rp5.000 Via e-Money Mandiri

91
Palembang, BP
Perum Damri kini melayani secara khusus transaportasi mahasiswa Universitas Sriwijaya Palembang-Inderalaya, mulai dari stasisun LRT Jakabaring, halte Unsri Bukit Besar hingga ke Unsri Inderalaya.
Tarif jasa angkutan ini dari yang sebelumnya Rp8.000 saat ini menjadi Rp5.000 dengan akses cepat Jalan Tol Palembang-Inderalaya, layanan pun kian dipermudah dengan e-Money dari Bank Mandiri.
“Jadi mahasiswa Unsri tidak perlu repot-repot menyiapkan uang kecil untuk transaksi ke kampus, cukup beli e-Money, tapping ke alat kami, hanya Rp5.000,” kata CEO Bank Mandiri Regional II Aribowo, usai peresmian layanan transaksi Damri dengan e-Money Bank Mandiri, Senin (27/8).
Aribowo mengatakan, ke depan kartu e-Money akan menyesuaikan kebutuhan mahasiswa, termasuk edisi khusus yang diminta Rektor. Pihaknya pun, berharap agar dapat mendorong kelancaran transaksi non tunai pada layanan publik ini, sesuai dengan semangat Gerakan Non Tunai.
“Layanan ini untuk memberikan kemudahan mahasiswa untuk melakukan transaksi, bahkan kartu ini juga bisa dipakai untuk transaksi lainnya, seperti naik LRT, masuk tol, hingga berbelanja di swalayanan maupun mini market dan lainnya,” tutur Ari.
Bagi Perum Damri sendiri, data base transaksi tiket lebih simpel dan teroganisir dan bisa dilihat kapan saja. Sehingga selain memudahkan, namun juga memberikan dampak efisien waktu, termasuk kenyamanan penumpang.
“Ke depan diharapkan semua bus Damri sudah bisa pakai e-Money. Sehingga nantinya juga bisa digunakan masyarakat umum,” tutur dia.
Saat ini Mandiri e-money menguasai 70 % pasar uang elektronik di Tanah Air. Jumlah kartu Mandiri e-money yang telah beredar secara nasional mencapai 14,9 juta kartu hingga Juni 2018. Adapun frekuensi transaksi Mandiri e-money pada Januari-Mei 2018 tercatat 579 juta kali dengan nilai Rp 6,3 triliun dengan penggunaan terbesar pada oultlet di sektor transportasi dan pembayaran parkir.
Mandiri e-money dapat dengan mudah diperoleh di cabang Bank Mandiri serta mitra merchant seperti gerai retail Indomaret.
Selain untuk transaksi untuk pembelian tiket Damri, kini e-money sudah bisa digunakan sebagai alat pembayaran di berbagai titik pembayaran di Kota Palembang, seperti di jaringan retailer Indomaret, Alfamart, ruas tol, LRT, parkir bandara, foodcourt di PIM, dan berbagai banyak merchant lainnya.
Bank Mandiri terus meningkatkan akses layanan agar masyarakat dapat dengan mudah melakukan pengisian ulang. Proses top up Mandiri e-money kini sudah dapat dilakukan di kantor cabang Bank Mandiri, jaringan Mandiri ATM dan mitra jaringan retailer.
Masyarakat saat ini juga dapat mengisi ulang kartu mandiri e-money melalui telepon genggam yang memiliki fitur NFC lewat aplikasi Mandiri Online untuk nasabah Bank Mandiri dan aplikasi e-money isi ulang untuk non nasabah Bank Mandiri.
Aplikasi tersebut dapat didownload via playstore/app store. Pengisian ulang kartu e-money melalui aplikasi memudahkan masyarakat karena pengisian ulang bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun.
Rektor Universitas Sriwijaya Prof Dr Anis Saggaf mengapresiasi layanan Bank Mandiri, terutama untuk layanan transaksi elektronik. Pihaknya berharap, nantinya akan banyak bus yang melayani rute ke Unsri di Inderalaya.
“Tentunya ini memberikan kemudahan mahasiswa, apalagi tarifnya saat ini menjadi Rp5.000 dari sebelumnya Rp8.000 dan ini saya rasa akan diminati mahasiswa,” tutur dia.
Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha Perum Damri Tatan Rustandi mengatakan pihaknya akan mengupayakan semua bus akan menggunakan uang elektronik, sehingga nantinya dapat memudahkan masyarakat.
“Kami akan upayakan secara bertahap, untuk saat ini baru untuk mahasiswa yang bisa menggunakan uang elektronik e-Money, nantinya ke depan untuk masyarakat umum,” tukas dia. #ren
Baca Juga:  Benskip Cafe And Resto Hadirkan Sensasi Menu Pejabat Harga Merakyat
Komentar Anda
Loading...