Pertumbuhan Ekonomi Sumsel Lampaui Nasional

6

BP/IST
Rapat paripurna istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel, Kamis (16/8), di ruang rapat paripurna DPRD Sumsel, dengan kegiatan-kegiatan mendengar pidato kenegaraan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi). Acara dihadiri Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Plt Ketua DPRD Sumsel, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi Sumsel.

Palembang, BP
Masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) berbangga karena pertumbuhan ekonomi di provinsi ini mencapai 6 persen. Angka itu diolah rata-rata nasional di angka 5 persen.
Hal ini terungkap pada momen peringatan HUT ke-73 Republik Indonesia (RI) melalui rapat paripurna istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel, Kamis (16/8), di ruang rapat paripurna DPRD Sumsel, dengan kegiatan-kegiatan mendengar pidato kenegaraan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi). Acara dihadiri Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Plt Ketua DPRD Sumsel, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi Sumsel.
Dalam pidatonya, Presiden Jokowi mengatakan, petunjuk HUT RI ke-73 ini momentum mengingat pejuang dalam merebut kemerdekaan. Saat itu, semua anak bangsa mengeluarkan perbedan politik, suku, agama, dan golongan hanya untuk Indonesia merdeka.
Perbedaan tidak menyurutkan orang Indonesia bersatu. “Mereka mewujudkan solidaritas, kepedulian, dan semangat. Satu bangsa, satu bahasa, dan satu tanah air, ”ujar Jokowi.
Joko Widodo menambahkan, kini RI sudah 73 tahun merdeka. “Kita harus berjuang, bekerja nyata untuk mewujudkan pendidikan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dalam meraih kebebasan kita mengingatkan pendiri bangsa. Jatuhnya bangsa tergantung bangsa itu sendiri. Mau bersatu atau terpecah belah. Saya mengajak seluruh anak-anak untuk kembali pada persatuan, tanpa cermin suku, agama, dan golongan. Marilah kita saling peduli dan menggabungkan cara Indonesia maju agar disegani bangsa lain, ”kata Presiden.
Melalui pertemuan ini, lanjut Jokowi, dia melaporkan secara singkat laporan kerja lembaga, agar rakyat mengetahui apa saja yang dikerjakan lembaga negara untuk meningkatkan kepercayaan rakyat.
“Melalui forum ini berisi semangat lembaga seperti dalam UU 1945. Lembaga negara yang kuat dan berwibawa. Kita memang harus kritik, sebagai wujud kepedulian rakyat agar kita bekerja lebih keras lagi untuk membangun kepercayaan rakyat, ”ujar Jokowi.
Jokowi juga menyatakan, sudah hampir empat tahun bekerja membangun negeri, membangun secara berkuarilan. “Kita ingin semua orang, termasuk dalam lingkaran negara, tahu kerja kita untuk segenap bangsa. Mulai dari tahap awal mulai pembangunan infrastruktur. Percepatan pembangunan infrastuktur untuk menumbuhkan sentra ekonomi baru. Jadi infrastruktur tidak hanya dibangun di Jawa, tapi di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua, ” katanya.
Menurut Joko Widodo, kompilasi membangun infrastruktur tol, bandara, pelabuhan, LRT, dan lainnya, itu berarti membangun budaya baru.
“Orang Aceh bisa terhubung ke orang Papua. Kita satu bangsa, satu tanah air. Fokus perhatian pemerintah bukan hanya infrastruktur tapi juga manusia unggul. Kita tidak hanya bicara SDA, tapi SDM modal besar dan terkuat yang kita miliki. Membangun Indonesia menjadi manusia yang unggul untuk mencapai Indonesia maju, ” katanya.
Pemerintah juga memastikan anak Indonesia tumbuh sehat. Jokowi menegaskan, anak-anak tidak bisa melupakan sekolah karena sekarang ada KIP lebih dari 20 juta peserta didik dan Bidik Misi untuk mahasiswa. Untuk JKN, tahun lalu mampu mencapai 86 juta jiwa, tahun ini menjadi 92 juta jiwa.
“Kita tidak berhenti bekerja, rakyat Indonesia mesti sejahtera. Selama empat tahun bekerja, tahun ini kita fokus SDM yang terampil. Perguruan tinggi berharap memiliki inovasi. Tumbuh cepatnya industri, membuat ekonomi kompetitif. Pembukaan lapangan kerja baru dan menyerap pengangguran. Untuk mencapai kesejahteraan kita harus bekerja bersama. Sistem ketatanegaraan Indonesia harus mencerminkan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika, ”katanya.
Sementara itu, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengatakan, dalam pidato pada HUT Kemerdekaan RI ke-73 ini, Presiden menyampaikan apa yang disampaikan RI selama 73 tahun. Diantaranya pertumbuhan ekonomi meningkat menjadi 5 persen. “Khusus Sumsel growth ekonomi sudah hampir 6 persen, di atas rata-rata nasional,” katanya.
Alex menuturkan, Sumsel mesti menjadi nama Provinsi Sumsel yang disebut dalam Asian Games dan pembangunan LRT. Secara keseluruhan Sumsel sudah memberikan ketentuan yang besar untuk negara ini. “Kita spesial, karena beberapa kali kami disebut,” katanya.
H Alex Noerdin merasa bangga dengan capaian yang telah dilakukan pemerintah Indonesia saat ini tepat di hari ulang tahun (HUT) RI ke 73. Hal itu, tak lepas juga dari kontribusi pemerintah daerah, salah satunya pemerintah daerah Sumsel.
Menurut Alex, dalam pidato kenegaraan, Presiden RI Joko Widodo banyak memaparkan pencapaian pemerintah Indonesia selama kepemimpinannya, salah satunya Asian Games dan mega proyek Light Rail Transit (LRT) Palembang.
Alex mengatakan, Sumsel memiliki kontribusi yang besar bagi pembangunan negara. Menurutnya provinsi Sumsel sangat spesial dibanding provinsi lainnya, karena Asian Games bisa terselenggara di Palembang, Sumsel.
“Secara keseluruhan Sumsel sudah memberikan kontribusi yang besar untuk pembangunan negara, daerah lain kan tidak ada Asian Games, kita spesial,” kata Alex.
Selain itu, Alex mengatakan jika pertumbuhan ekonomi Sumsel diatas 5 persen, bahkan pada semester pertama sudah hampir menyentuh angka 6 persen yang melebihi angka rata-rata pertumbuhan nasional.
Sementara itu, Plt Ketua DPRD Sumsel, M Yansuri mengatakan secara umum kemajuan yang pesat dialami Negara Indonesia. “Secara umum sudah bagus, siapapun Presidennya kita harus hormati,” singkat Yansuri.
Yansuri menambahkan, secara umum pidato kenegaraan Presiden Jokowi bagus dan mengapresiasi.
Ketika disinggung tadi, kursi anggota DPRD Sumsel yang kosong, Yansuri menjelaskan, ini merupakan hal yang istimewa dari jumlah anggota dewan yang hadir tidak perlu kuorum. Tapi diakui, seharusnya anggota DPRD Sumsel datang, meskipun tidak ada kewajiban. “Sebaiknya mereka datang,” katanya.#osk