DPRD Sumsel Sesalkan Sosok SMB II Dan Balaputeradewa Dibuat Pegang Kamera dan Smartphone

11

BP/IST
Sultan Mahmud Badaruddin II dan Balaputeradewa yang diilustrasikan memegang kamera dan smartphone di bandara SMB II Palembang

Palembang, BP

Gambar Sultan Mahmud Badaruddin II dan Balaputera Dewa ini dipasang di depan pintu masuk Sky Bridge dalam ukuran besar. Dalam gambar tersebut sosok Sultan Mahmud Badaruddin II dan Balaputera Dewa diilustrasikan secara kekinian.

Sultan Mahmud Badaruddin II tampak sedang memegang kamera dengan posisi seperti hendak memotret sesuatu. Sementara Balaputera Dewa terlihat memegang smartphone. Di sisi kanan gambar tersebut terdapat tulisan, “Welcome to Palembang, The Land of Sriwijaya, The Capital City of South Sumatra”, gambar tersebut disesalkan oleh pihak DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) dan Dewan Kesenian Palembang (DKP).

Baca:  SMB IV dan Pemkot Palembang Sepakat Segera Realisasikan Ciri Khas Palembang Sebagai Ulu Melayu

Anggota DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) yang juga Sekretaris Komisi V DPRD Sumsel sekaligus salah satu Putra kelahiran Palembang Darusalam menyesalkan, pembuatan Gambar Sultan Mahmud Badaruddin II yang dibuat sambil memegang HP seperti yg ada di Stasiun Sky Bridge Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II.

Hal ini tidak sesuai dengan kearifan lokal yg ada di wilayah yg pernah menjadi salah satu Peradaban Islam yaitu kerajaan Palembang Darusalam.

Menurutnya Sultan Mahmud Badaruddin II (Dilahirkan di Palembang, 1767, dan wafat di Ternate, 26 September 1852).

Baca:  Kolaborasi Bersama PT Pelindo II, ACT Sumsel Antarkan Paket Lebaran ke Tepian Sungai Ogan

Beliau merupakan pemimpin kesultanan Palembang-Darussalam selama dua periode (1803-1813, 1818-1821), setelah masa pemerintahan ayahnya, Sultan Muhammad Bahauddin (1776-1803)

Seharusnya menurutnya Pemerintah Provinsi Sumsel dalam hal ini Dinas Kebudyaan dan Pariwisata Sumsel dapat menjaga kearifan lokal masyarakat Palembang Darussalam.

“Terkait hal tersebut kami akan meminta penjelasan baik itu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel maupun ataupun pihak terkait lainnya,” katanya, Rabu (1/7).

Hal senada dikemukakan Ketua Dewan Kesenian Palembang (DKP) Vebri Alintani mengatakan,  kalau pihaknya sudah megkomfirmasi masalah ini ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, bahwa Gambar Sultan Mahmud Badaruddin II dan Bala Putra Dewa bukan dari instansi ini tetapi mungkin dari pihak Bandara UP II. Mnurutnya, gambar ini tidak pantas, melanggar etika yang dipahami oleh masyarakat Kesultanan Palembang Darussalam dan melecehkan karakter kedua tokoh ini.

Baca:  Kodam II Sriwijaya Persiapkan Yonif 144/JY Untuk Jaga Perbatasan

“Hingga saat ini gambar Sultan Mahmud Badaruddin II hanya ada satu bentuk separuh badan, dan tidak ada bentuk lain. itu dibuat untuk kepentingan pengajuan Pahlawan Nasional ketika itu dengan cara dilombakan dan studi yang jelas,” katanya.#osk