Ultimate magazine theme for WordPress.

BNNP Sumsel Gelar Upacara Perayaan Puncak HANI Tahun 2018.

BP/IST
Jajaran Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) usai menggelar upacara perayaan Hari Anti Narkotika Internasional (Hani ) tahun 2018 di Lapangan Upacara Griya Agung Palembang, Selasa (17/7).

Palembang, BP

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar upacara perayaan Hari Anti Narkotika Internasional (Hani ) tahun 2018 dimana Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) di Lapangan Upacara Griya Agung Palembang, Selasa (17/7).
Kepala BNNP Sumsel , Brigjen Pol.Drs. Jhon Turman Panjaitan dalam laporannya mengatakan, tema hari Hani tahun 2018 secara nasional adalah “Menyatukan dan menggerakkan seluruh kekuatan bangsa dalam perang melawan narkoba untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat tanpa narkoba”.
“Peringatan hari anti narkotika internasional yang telah diputuskan oleh PBB yang jatuh pada tanggal 28 Juni 1988 sehingga dunia melakukan peringatan hari anti narkotika pada setiap 28 Juni, namun di Sumetera Selatan baru dapat melaksanakan hari ini, Selasa (17/7).
“Peringatan Hari anti narkotika internasional memiliki makna keprihatinan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, sehingga dibutuhkan suatu gerakan bersama untuk menyadarkan umat manusia di dunis. Momentum ini digunakan untuk membangun dan meningkatkan kebersamaan serta silidaritas kita bersama untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang menjadi ancaman kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.
Sedangkan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan RI Jenderal TNI (Purn) Wiranto, yang dibacakan Wagub Ishak Mekki mengatakan, bahwa sejumlah kasus narkoba beberapa tahun terakhir tampak mengejutkan bangsa Indonesia.
Hal ini terlihat dari berbagai macam penyelundupan narkoba yang masuk dalam wilayah Indonesia tidak hanya terjadi pada wilayah daratan melainkan wilayah perairan negara.

Baca Juga:  Anggaran Lanjutan Pembebasan Lahan Jembatan Musi IV di Anggarkan Rp20 Miliar di APBD P 2019

Lanjut Ishak, perang besar akan narkoba menuntut komponen masyarakat maupun elemen bangsa untuk bergerak secara aktif melawan kejahatan terorganisir yang bersifat lintas negara.
“Kejahatan narkotika merupakan kejahatan yang luar biasa, yang harus diatasi secara serius. Apabila tidak ditanggulangi dapat digunakan pada salah satu senjata dalam proxy war untuk melumpuhkan keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara,” kata Ishak Mekki.
Menurutnya, terkait masalah yang di timbulkan oleh akan narkoba terus menggerogoti bangsa dari hulu sampai hilir, dari generasi ke generasi dan menjadi ancaman terbesar bagi generasi muda pada tahun 2030 nanti dengan kehancuran generasi muda sebagai penerus estafet perjuangan bangsa.
Dalam mengatasi permasalahan Narkoba, lebih lanjut Ishak mengatakan diperlukan strategi khusus, yaitu keseimbangan antara pendekatan penegak hukum dan pendekatan kesehatan. Kedua pendekatan ini bertujuan memutus mata rantai pemasok Narkoba mulai produsen sampai jaringan pengedar. Sedangkan kesehatan bisa melalui perawatan atau rehabilitasi.
“Selain pendekatan hukum dan kesehatan, upaya pencegahan dan pemberdayaan masyarakat dioptimalkan untuk turut serta aktif dalam menanggulangi permasalaha Narkoba. Sehingga warga negara kita dapat terlindungi dari bahaya penyalahgunaan Narkoba,”ujar Ishak.
“Atas nama pemerintah saya mengucapkan terima kasih atas upaya BNN, Kepolisian dan pihak terkait yang telah melakukan langkah serius dan tegas untuk menyelamatkan anak bangsa. Kepada seluruh kementerian lembaga, bersama dengan masyarakat, saya instruksikan untuk bersama-sama dengan BNN menanggulangi ancaman Narkoba secara sungguh-sungguh,” kata Wagub Ishak Mekki.
Upacara ini di ikuti 2500 peserta dari siswa SMA dan SMK di Kota Palembang, TNI, Polri, Pol PP, Pramuka, dan Relawan serta penggiat anti narkoba.

Baca Juga:  Warga Abaikan Prokes, Polisi Bubarkan Dua Acara OT di Seberang Ulu

Hadir pula pada kesempatan ini, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Syarif Maffiase, Kepala BNN Sumsel Brigjen Pol John Turman Panjaitan serta FKPD Provinsi Sumsel. #osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...