Ultimate magazine theme for WordPress.

KPK Sebut Kantor ULP OI Seperti Kandang, Tidak Layak!

Inderalaya, BP — Gara-gara bentuk Kantor Unit Layanan Pelelangan (ULP) Kabupaten Ogan Ilir (OI)  yang tidak layak disertai fasilitasnya sangat minim,  anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku miris saat melihat kantor tersebut.

“Wah kantor ULP seperti kandang,  susah saya sebutnya kandang apa?  Tidak layaklah.  Bagaimana mau nyaman bekerja,  fasilitasnya begitu,  tidak nyaman.  Contohlah ULP Surabaya pimpinan Walikotanya Risma, fasilitasnya bagus,  orang-orangnya pilihan,  diberikan reward yang baik untuk berkarir,, bahkan sampai disekolahkan gratis,”tegas Koordinator wilayah II Sumatera Korsup Pencegahan KPK Adliansyah M Nasution (Coki)  saat sosialisasi pencegahan korupsi, Rabu (11/7) di Gedung Paripurna DPRD OI.

Baca Juga:  DPP PDIP Dukung Noviadi - Ilyas PA Berpasangan

Menurutnya daerah harus membangun sistem,  perencanaan dan peanggaran APBD secara elektronik. Daerah wajib membangun planning dan budgeting, sehingga harus ada kebersamaan, pembenahan ulp dan lpse untuk pengadaan barang dan jasa.

“ULP penting lembaga pokjanya harus independen. Saya sudah cek ULP OI kok masih adhok,  bagaimana mungkin ulp melakukan verifikasi, kalau ulp bobrok maka proses tender bobrok. Jangan  pegawai ulp dulur si ini dulur si itu. Contoh ulp surabaya tidak ada pertemuan antara pemohon dan penwntu pemenang tender.  Pekerja ulp adalah orang-orang yang berkualitas. Bahkan di OI ini pokja masih adhok dua kaki,bagaimana ini?, “katanya

Baca Juga:  Dana Desa Cair 40 Persen, Kades Ikut “Jalan-jalan” ke Jawa Barat

Disebutkan Coki bahkan sampai Juli ini belum semua skpd menampilkan tender.  Bahkan sedianya Januari semua SKPD punya ULP, perencanaan harusnya januari.

“Jadi ada apa sampai saat ini ULP saja belum menayangkan tender? Kenapa?,  jangan sampai ada fitnah dikemudian hari,  apalagi sampai jadi pidana.  Jadi ULP yang seperti kandang ini harus dibenahi. Selain itu angan memperlambat yang bisa dipercepat seperti perizinan.  Jangan coba-coba jadi cyber pungli. Penguatan aparat pengawas internal pemerintah  (Apip),” jelasnya

Baca Juga:  Ketua dan Anggota DPRD OI Serius Perhatikan Wabah Corona

Ketua DPRD OI H Endang PU Ishak mengatakan sangat mensuport sosialisasi yang dilakukan oleh KPK untuk pencegahan anti korupsi.

Sekretaris Inspektorat Pemkab OI Wilma mengatakan saat ini KPK tengah melakukan sosialisasi anti korupsi kepada para ASN dan anggota DPRD OI. #hen

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...