Ultimate magazine theme for WordPress.

DPRD Sumsel Dukungan Peningkatan Anggaran Pendidikan Sumsel

BP/IST
Rizal Kenedi

Palembang, BP

DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) mendukung dengan anggaran pendidikan di Sumsel sekitar 20 persen, jika anggaran Sumsel lebih dari 20 persen menurutnya bagus.
“Apalagi dengan kewenangan SMA/SMK masuk ke provinsi , sebenarnya ini agak membebani tapi ini khan sekolah ini juga masyarakat kita juga Sumsel, dan pendidikan itu harus adil dalam artinya sekolah yang di desa dan kota harus sama, harus mendapatkan fasilitas yang baik, guru yang bagus,” kata anggota Komisi V DPRD Sumsel Rizal Kenedi, Selasa (3/7).
Jika anggaran pendidikan di tingkatkan lagi menurutnya sangat bagus karena seluruhnya berawal dari pendidikan.
“Artinya untuk mencetak generasi muda kedepan yang berintelektual itu berawal dari pendidikan,” katanya.
Pekerjaan rumah kedepan dunia pendidikan di Sumsel menurut politisi PPP ini adalah masalah pemerataan guru terutama di daerah dan kota.
“ Fasilitas baik itu gedung RKB maupun fasilitas penunjang lainnya, apalagi kedepan ini sudah model computerize, untuk ujiannya, ini harus dipenuhi fasilitas komputernya, ruang labor dan lain-lain,” katanya.
Sebelumnya Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus melakukan upaya peningkatan program unggulan sekolah gratis yang saat ini terus menjadi acuan nasional. Kualitas bukan hanya pada lulusan tapi menjamin kesejahteraan guru, terutama bagi mereka guru honor.
Bahkan, sebanyak 5.000 guru honor SMA/SMK di Sumatera Selatan bakal mendapat SK dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Sehingga selain menjamin soal gaji juga kepastian hukum.
Hal ini menjawab isu yang beredar bahwa sejak SMA/SMK diambil alih Pemerintah Provinsi Sumsel para guru honor baik di kota dan daerah belum memiliki kepastian hukum soal gaji yang dipertanyakan.
“Jadi Pemerintah Sumatera Selatan sejak awal meluncurkan Program Kuliah Gratis komitmen untuk meningjatjan kualitas lulusan dan kesejahteraan guru,”ujar Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin dalam paparan Seminar Nasional Pendidikan yang digelar Dinas Pendidikan Sumsel di Gedung Ballroom Rajawali Palembang, Kamis (24/6).
Lanjut Alex, dalam paparan Seminar Pendidikan tersebut ia menyampaikan bahwa di era ini guru terus diperhatikan baik oleh Pemerintah Pusat hingga Pemerintah Provinsi.
“Dulu awalnya justru guru yang tak setuju dengan sekolah gratis karena mereka tanya, nanti gimana Pak gaji kami. Saya sampaikan bahwa peralatan sekolah, gaji guru semua diambil alih Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Dan terbukti sampai saat ini kita terus meningkagkan kualitas kesejahteraan para guru,” katanya.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...