Soal PSU Pligub Sumsel di Palembang, Bawaslu Minta Waktu

11

BP.IST
Junaidi SE Msi

Palembang, BP

Bawaslu Sumatera Selatan (Sumsel) meminta waktu lima hari ke depan untuk mengkaji laporan dari tim kuasa hukum pasangan calon Pilgub Sumsel nomor urut 4 Dodi Reza Alex Noerdin-Giri Ramanda yang meminta dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Tim kuasa hukum paslon nomor 4 sebelumnya meminta kepada Bawaslu untuk melakukan PSU di Palembang, lantaran menduga adanya penggandaan Daftar Pemilih Tetap (DPT) serta beberapa pelanggaran lainnya.

Ketua Bawaslu Sumsel Junaidi SE MSi mengatakan, tim paslon nomor urut 4 dalam laporannya, menerangkan jika saksi dari mereka tidak menerima salinan C-6 serta salinan DPT dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palembang.

Baca:  Habiskan Dana Ratusan Juta, Bawaslu Sumsel Harus Diberi Sangsi

“Laporannya sudah kami terima, sekarang masih dikaji untuk memanggil beberapa saksi. Kami butuh lima hari ke depan untuk kajian apakah laporan ini dilanjut atau di-stop,” kata Junaidi, Senin (2/7).

Menurutnya keputusan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) sendiri akan ditentukan dari kajian laporan tersebut untuk selanjutnya menjadi rujukan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU), apakah akan mencoblos ulang atau tidak.

Baca:  Bawaslu Sumsel Lakukan Pendekatan Personal Dalam Menindak Pelanggaran

“Nanti lihat kajiannya, jika memang bisa dilanjutkan nanti akan diteruskan apakah PSU atau tidak,” katanya.

Permintaan PSU sendiri tak hanya terjadi di kota Palembang. Sebanyak empat Kabupaten di Sumatera Selatan yang ikut dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati menurutnya juga meminta dilakukan pencoblosan ulang.

“Empat Lawang, Lahat, Banyuasin dan Muara Enim juga meminta PSU, karena menduga ada pelanggaran. Tapi, semua laporan mereka kepada kami akan dikaji terlebih dahulu,” kata Junaidi.

Baca:  Pasca Pendaftaran Bapaslon Ke KPU, Bawaslu Sumsel Tetap Lakukan Pengawasan Melekat

Diberitakan sebelumnya, tim kemenangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan nomor urut 4 Dodi Reza Alex Noerdin dan Giri Ramanda melaporkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Palembang ke Bawaslu Sumsel untuk meminta dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU).#osk