Home / Headline / Gubernur Sumsel Ajak Masyarakat Sumsel Saling Memaafkan

Gubernur Sumsel Ajak Masyarakat Sumsel Saling Memaafkan

BP/IST
Gubernur Sumsel H Alex Noerdin saat shalat Ied Di Masjid Agung Palembang, Jumat (15/6).

Palembang, BP–Hujan lebat yang mengguyur Palembang tak mengurungkan niat masyarakat kota ini untuk beribadah melaksanakan sholat Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriah di Masjid Agung.
Tak terlepas segenap pegawai dan pejabat Pemerintahan Kota (Pemkot) Palembang serta Penjabat Sementara (PJs) Walikota Palembang, Akhmad Najib, anggota DPRD Kota Palembang hingga Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Alex Noerdin, pun melaksanakan shalat Ied Fitri bersama di Masjid Agung.
Sementara itu, sholat Idul Fitri di Masjid Agung dipimpin Imam Besar Masjid Agung Palembang, Ustadz KH. Nawawi Dencik Al Hafidz dan Khotib Alhabib Muhammad Bin Taufik Bin Syahab.
Sedangkan Gubernur H Alex Noerdin mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 H bagi seluruh umat muslim di Sumsel. Alex menyebutkan, di tahun 2018 merupakan tahun akhir masa jabatannya sebagai Gubernur Sumsel.
Selama periode kedua kepemimpinannya, Pemprov Sumsel telah banyak berbuat untuk kemajuan pembangunan Sumsel. Di samping itu, masih banyak juga pembangunan yang belum selesai bahkan ada yang belum dilaksanakan.
“Tahun ini saya harus berhenti dari Gubernur Sumsel karena sudah dua periode dan tidak boleh tiga periode. Pembangunan yang belum selesai dan belum dilaksanakan, biarlah semua itu nantinya diteruskan oleh gubernur yang selanjutnya,” ujar Alex.

BP/IST
Gubernur Sumsel H Alex Noerdin saat shalat Ied Di Masjid Agung Palembang, Jumat (15/6).

Di hari yang Fitri ini, gubernur mengajak semua lapisan masyarakat Sumsel untuk saling melupakan semua perselisihan dan perbedaan dan saling memaafkan antar sesama mengawali hari baik Idul Fitri.
“Mari lupakan semua perselisihan dan perbedaan, bersatu kita menghadap kedepan mengawali hari yang baik ini. Kita punya dua agenda penting Pilkada dan Asian Games, mudah-mudahan di ridhoi Allah dan semua berjalan lancar,” kata Alex Noerdin.
Menurut Gubernur, Provinsi Sumsel saat ini sedang bersiap menyelenggarakan dua agenda besar tahun 2018 yakni Pilkada Serentak 27 Juni dan Asian Games 18 Agustus mendatang. Untuk suksesnya dua agenda penting tersebut, Gubernur mengharapkan dukungan semua lapisan masyarakat dengan bersama menjaga suasana yang kondusif.
“Mari bersama kita sukseskan dua agenda penting ini. Mari kita jaga bersama suasana kondusif seperti sekarang ini dengan tetap rukun antar etnis dan antar umat beragama. Alhamdulillah Sumatera Selatan saat ini sudah dikenal zero konflik,” katanya.
Sedangkan PJs Walikota Palembang, Akhmad Najib merasa bangga akan kerukunan umat beragama di Kota Palembang. Betapa tidak, Palembang merupakan kota “Zero Konflik” sehingga ini menjadi salah satu alasan Kota Palembang ditunjuk menjadi tuan rumah Asian Games 2018.
“Tak diragukan lagi, masyarakat Kota Palembang adalah masyarakat yang toleran, sehingga tidak ada catatan ada konflik SARA,” katanya.
Menurutnya, selain dikenal sebagai kota yang zero konflik masyarakat Kota Palembang juga dikenal keramahannya, bahkan hingga kulinernya pun sudah mendunia. “Terakhir, lebih dari tujuh ton pempek diekspor dari Palembang baik untuk dalam dan luar negeri per harinya,” katanya.
Najib mengaku, pihaknya masih membutuhkan dukungan masyarakat Kota Palembang untuk dapat memajukan Kota Palembang khususnya pada saat perhelatan Asian Games 18 Agustus 2018 mendatang.
“Tak hanya itu, saya juga minta masyarakat agar terus menjaga kondusifitas Kota Palembang mengingat akan ada beberapa momen besar yang berlangsung seperti Pilkada serentak 2018 dan Asian Games,” katanya.#adv