Home / Headline / Bawaslu Sumsel Nilai Palembang Dan OKI banyak Potensial Pemilih Tidak Masuk DPT

Bawaslu Sumsel Nilai Palembang Dan OKI banyak Potensial Pemilih Tidak Masuk DPT

BP/IST
Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Junaidi

Palembang, BP
Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Junaidi mengaku, secara prinsip karena pihaknya mengawal dari awal logistik sudah sesuai dengan on the track.
“ Sekarang khan lagi sortir dan pelipatan surat suara, banyak ditemukan surat suara kurang, bercak, jadi itu diindikasikan rusak, totalnya banyak saya tidak hapal, karena itu banyak tentu akan dikumpulkan menjadi satu oleh KPU provinsi dan akan ada percetakan penggantian , takutnya disana menjadi masalah,” katanya, Selasa (12/6).
Selain itu terkait perhitungan KPU mengenai perhitungan KPU bahwa 2 persen dari DPT disediakan dalam kota.
“ Yang kita takutkan nanti ada dibeberapa daerah, khususnya Palembang dan OKI , masyarakat potensial pemilih itu ada tapi tidak terdaftar di DPT, tapi takutnya menjadi pemilih yang terdaftar dalam daftar pemilih tambahan yang jumlahnya lebih dari 2,5 persen, ini jadi masalah nanti, kalau itu terjadi ya bisa-bisa jadi TPS rawan, “ katanya.
Dia mencontohkan kalau paling banyak permasalahan tersebut di daerah OKI tepatnya salah satunya di Kecamatan Tulung Selapan.
“ OKI itu sampai 27 ribu orang yang potensial memilih tapi tidak masuk dalam DPT,” katanya.
Sedangkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatra Selatan (Sumsel) menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel 2018, Hasil Perbaikan (HP) sejumlah 5.656.633 pemilih.
DPT HP tersebut ditetapkn pada rapat pleno penetapan DPT HP Pilgub Sumsel, Jumat (25/5) di ruang rapat sekretariat KPU Sumsel.
Sesuai berita acara KPU Sumsel nomor:664/BA/KPU.SS/v/2018 yang ditanda tangani oleh Ketua KPU Sumsel Aspahani, komisioner Alexander Abdullah, Ahmad Naafi, Liza Lizuarni dan Heny Susantih.
Disaksikan oleh, anggota Bawaslu Sumsel, tim pemanangan pasanga calon Gubernur-Wakil Gubernur Sumsel dan KPU kabupaten Lahat, KPU Kota Palembang dan KPU kota Prabumulih yang angka DPT nya berubah setelah hasil perbaikan.
Ketua KPU Sumsel Aspahani menjelaskan setelah hasil perbaikan angka DPT Pilgub Sumsel mengalami perubahan dari 5.649.682 saat penetapan DPT, 27 April lalu, menjadi 5.656.633 atau naik sebesar 6.951 pemilih.
“Terdiri dari 2.858.223 pemilih laki-laki, 2.802.410 pemilih perempuan dan tersebar di 16.903 TPS dari 3.238 desa/kelurahan, 236 kecamatan dan 17 kabupaten/kota, sesuai dengan rincian pada formulir A.34-KWK,” jelas Aspahani.#osk