Home / Headline / Sarimuda Siap Teken Komitmen Seni Budaya Usulan KBIM

Sarimuda Siap Teken Komitmen Seni Budaya Usulan KBIM

BP/DUDY OSKANDAR
Para seniman dan budayawan yang tergabung dalam Komunitas Budaya Ibu Melayu (KBIM) saat berdialog dengan pada Jumat (8/6). Saat berdialog dengan salah satu Calon Walikota Palembang, Sarimuda, Jumat (8/6).

Palembang, BP

Tidak seriusnya pemerintahan kota Palembang selama ini terhadap bidang seni budaya membuat terbengkalainya bidang seni budaya ini di kota Palembang. Dibutuhkan sosok calon Walikota Palembang yang mampu membangun seni budaya sebagai roh pembangunan di kota Palembang.
Salah satu Calon Walikota Palembang, Sarimuda siap meneken tawaran komitmen perlindungan, pelestarian dan pengembangan seni budaya di kota Palembang.
Pernyataan ini disampaikannya ketika menerima para seniman dan budayawan yang tergabung dalam Komunitas Budaya Ibu Melayu (KBIM) pada Jumat (8/6).
“Apa yang ditawarkan oleh KBIM sudah saya pikirkan sejak lama dan bahkan sudah dimasukkan dalam visi-misi pencalonan kami. Oleh karena itu saya akan siap meneken komitmen seni budaya yang akan diajukan oleh KBIM sebagai bentuk kesungguhan,” ujar Sarimuda.
Dijelaskan oleh Sarimuda, apabila nanti dipercaya memimpin kota Palembang, dia akan memfasilitasi kegiatan seni budaya, yang terpusat di sekitar BKB, membangun infrastruktur seni budaya berupa Gedung Kesenian hingga fasilitas kesenian dan olahraga di setiap kecamatan dengan nama Gedung Olahraga dan Seni Budaya (GOS) di tingkat Kecamatan.
Selain kesenian, Sarimuda yang berpasangan dengan Kiagus Abdul Rozak ini juga akan merevitalisasi adat istiadat Palembang Darussalam.
“Dalam pelestarian adat istiadat, selain penguatan kelembagaan adat, saya juga berniat membangun fasilitas untuk berkumpul dan berembug seperti Islamic Centre yang dikelola oleh Pemerintah Kota Palembang”, tegas cawako nomor urut 2 ini.
Sementara itu, anggota KBIM Vebri Al Lintani yang diamini aktivis budaya lainnya seperti Ali Goik, Sudarto, RM Husin, Antoni, Edi Fahyuni, Kms Ishak dan beberapa anggota KBIM lainnya memberikan tanggapan positif terhadap penyataan pasangan yang dikenal dengan duo insinyur ini.
“Pernyataan pak Sarimuda memberikan harapan segar dan sejalan dengan pokok-pokok pikiran yang kami sampaikan. Kami akan sangat bergembira jika pak Sarimuda bersedia menandatangani komitmen tertulis terhadap apa yang beliau ucapkan”, kata Vebri.
Ditambahkan oleh Vebri, kami juga berharap agar Sarimuda agar nantinya dapat menerbitan payung hukum seni budaya berupa Perda atau paling tidak Perwali. Untuk seni, atas inisiasi Dewan Kesenian Palembang, telah diusulkan draft Perwali yang saat ini telah disampaikan ke Bagian Hukum Pemkot Palembang.
“Payung hukum seni menjadi penting untuk memastikan perlindungan, pelestarian dan pengembangan seni budaya tetap berjalan sebagaimana mestinya. Selama ini, dengan tidak adanya payung hukum, seni budaya tergantung pada selera pemegang kebijakan. Jika seleranya baik, maka perkembangannya akan baik, tetapi jika tidak, perkembangan seni budaya akan berhenti”, ujar Vebri.#osk