Home / Headline / Debat Kandidat II Pilgub Sumsel, Focus Bahas Korupsi

Debat Kandidat II Pilgub Sumsel, Focus Bahas Korupsi

BP/IST
Rapat pleno komisioner KPU Sumsel dengan perusahaan pemenang lelang, Jumat (18/5) di ruang rapat KPU Sumsel.

Palembang, BP
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel bakal menggelar debat kandidat tahap II yang disiarkan secara live di stasiun TV sawasta nasional, 21 Juni 2018 mendatang.

Pada debat II ini, KPU Sumsel akan fokus menggali persoalan terkait korupsi, pembangunan dan menguji program Paslon secara detil.

Hal ini dinyatakan pada rapat pleno komisioner KPU Sumsel dengan perusahaan pemenang lelang, Jumat (18/5) di ruang rapat KPU Sumsel.

“Kami akan undang orang yang ahli di bidang ini, sebagai panelis. Diantaranya dari KPK dan Bappenas,” ujar ketua KPU Sumsel Aspahani didampingi Komisioner Devisi SDM dan Parmas Ahmad Naafi dan Sekretaris KPU Sumsel Sumarwan, Senin (21/5).

Aspahani melanjutkan, persoalan korupsi sedang marak saat ini, masyarakat butuh melihat seperti apa rencana Paslon dalam menaggulangi korupsi. Selain itu, panelis juga akan menggali lebih spesifik program unggulan paslon.
“Panelis akan menggali, apakah program itu masuk akal untuk dilaksanakan atau hanya keinginan Paslon saja. Hal ini bisa menjadi refrensi masyarakat dalam melakukan penilian, ” katanya.

Ditambahkan Ahmad Naafi, kalau pada debat sebelumnya KPU Sumsel menggunakan 4 panelis dengan komposisi 1 panelis nasional dan 3 lokal. Untuk debat tahap dua ini akan melibatkan 3 panelis nasional dan 3 panelis lokal.

“Agar berimbang isu lokal dan nasional, seperti dilibatkan nya Bappennas untuk melihat sinkronisasi pembangunan nasional dan daerah,” kata Naafi.

Dia melanjutkan, KPU Sumsel menyiapkan sedikitnya 600 undangan untuk acara debat tersebut. Diantaranya terdiri dari, 75 anggota DPRD Sumsel, 17 anggota DPR RI dapil Sumsel, 17 kepala daaerah, Ketua dan sekretaris KPU Kabupaten/kota, FKP, pendukung paslon, tokoh dan masyarakat Sumsel lainnya.
“Guna kemanan selema debat, pihak kepolisian akan membuat pola penjagaan berlapis,” jelasnya.

Sementara itu sekretaris KPU Sumsel Sumarwan mengatakan, khusus untuk tim pendukung Paslon, direncanakan akan diperbanyak. Sebelumnya 50 orang pendukung per paslon, kali ini 60-65 orang per pasangan calon.

“Tapi ini baru rapat perdana, akan dibahas lagi seperti apa finalnya nanti,” singkatnya.#osk