Home / Olahraga / Maksimalkan Pembinaan, NPC Tetapkan 20 Pelatih

Maksimalkan Pembinaan, NPC Tetapkan 20 Pelatih

RAPAT: Pengurus NPC Sumsel dan kabupaten/kota saat menggelar rapat kordinasi persiapan Perparov dan Peparnas di Sekretariat NPC Sumsel, Senin (5/3) malam.

Palembang, BP
Berangkat dari program peningkatan pembinaan atlet disabilitas di seluruh kabupaten/kota di Sumsel, Pengurus National Paralimpyc Committee (NPC) Sumsel menetapkan 20 pelatih untuk program pembinaan dan prestasi.
Jumlah ini membengkak dari jumlah sebelumnya berdasarkan Surat Keputusan (SK) yang hanya berjumlah 13 pelatih. Namun kebijakan ini dirasa perlu agar kaderisasi atlet NPC Sumsel berjalan maksimal sehinhga lahir para atlet pelatnas seperti Jendy Pangabean, Beijita, Agus dan lainnya.
Kendati demikian, namun proses hak para pelatih akan diberikan secara adil lantaran berdasarkan SK hanya 13 orang.
“Jadi sesuai dengan hasil musyawarah, ada 13 pelatih yang masuk SK dan kita subsidi silang menjadi 20,”ujar Ketua Pelatih NPC Sumsel Irawan dalam rapat kordinas Pengurus NPC Kabupaten/Kota dan Pelatih di Sekretariat NPC Sumsel, Senin (5/3) malam.
Lanjut Irawan bahwa peningkatan jumlah tersebut diharapkan mampu memaksimalkan beberapa atlet dari cabang olahraga yang telah terdaftar. Sehingga pembinaan prestasi dikabupaten/kota berjalan secara maksimal.
“Karena pada prinsipnya adalah kebersamaan dan arahnya prestasi, sehingga kita simpulkan ada 20,”jelasnya.
Sementara ke 20 pelatih yan telah ditetapkan tersebut adalah cabor atletik ada lima orang yakni Ripki Setiawan, Dedi Priyansah, Nopiadi, M Anugrah T dan Fadly. Selanjutnya tiga pelatih dari renang yakni Hepy Yulis, Kusnaidi dan Nazirin. Semantara cabang olahraga Goalball ada tiga pelatih yakni Amril Nurman, Rusdi dan Iwan S.
Selanjutnya dari cabang olahraga bowling yakni orang tua dari Elsa dan tenis meja ditetapkan tiga pelatih yaiti Tri Margareta, Bayu Haryono dan Marsyana. Kemudian catur juga memiliki tiga pelatih yaitu Mgs Faira Fikri, Suarno dan Saparudin Gultom. Dan terakhir dari angkat berat yakni Anto dan Salim Saputra.
Senada dengan itu dikatakan Ketua Umum NPC Sumsel Ryan Yohwari bahwa meskipun ajang Peparnas masih dua tahun lagi namun sejumlah event sebelum Peparnas juga perlu diperhatikan.
“Baik dari prapeparnas maupun Peparprov di Prabumulih pada 2019. Sehingga ini dirasa perlu agar pembinaan atlet semakin maksimal,”terang Ryan.
Ryan berharap ajang Peparnas 2020 di Papua ini diharapkan mampu mendulang prestasi setelah berbagai persiapan dilakukan. Sehingga penetapan pelatih dari 13 menjadi 20 pelatih agar diterima dengan rasa kebersamaan.
“Mungkin nanti ini akan berkaitan dengan berkurangnya hak, tapi kita kan sepakat sejak awal bahwa selalu mengedepankan kebersamaan. Ini dilakukan agar pembinaan dan prestasi semakin meningkat,”pungkasnya. #sug