Home / Headline / Dinas Kebudayaan Kota Palembang Selamatkan Temuan Barang Di Sungai Musi

Dinas Kebudayaan Kota Palembang Selamatkan Temuan Barang Di Sungai Musi

BP/IST
Hendri Kumar saat menyerahkan hibah barang temuan di Sungai Musi kepada Kepala Dinas Kebudayaan kota Palembang Sudirman Tegoeh, Selasa (6/3).

# Berkaitan Dengan Sejarah Kesultanan Palembang Darussalam Hingga zaman Kolonial Belanda

Palembang, BP
Guna menyelamatkan barang-barang temuan di Sungai Musi yang diduga merupakan benda cagar budaya terutama berkaitan dengan sejarah Kesultanan Palembang Darussalam hingga masa kolonial Belanda di kota Palembang, Dinas Kebudayaan kota Palembang bergerak cepat dengan mendatangi lokasi penemuan barang-barang tersebut.
Akhirnya Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang Sudirman Tegoeh didampingi Kabid Cagar budaya dan permuseuman Abdul Gani, Kasi Permuseuman dan Bangunan Bersejarah Dinas Kebudayaan Kota setempat, Nyimas Ulfah Aryeni bersama Wanda Lesmana, Penggiat Budaya Dirjen Kebudayaan RI menemui salah satu penyelam tradisional Hendri Kumar di kawasan Keramasan Palembang, Selasa (6/3).
Disana rombongan melihat banyak barang temuan dari Sungai Musi berupa piring, mangkong dari china , botol macam minuman yang dibuat masa kolonial , ada alat barter terbuat dari besi,, ada koin uang zaman dulu.
“Tadi kami data dalam rangka pengecekan barang-barang yang sudah diambil oleh penyelam tradisonal. Disitu kami melihat barang kaitan dengan cagar budaya dan sejarah kota Palembang, kita pilah barang yang ada kaitan sejarah dan tidak ada hubungan sejarah kota Palembang,” katanya.
Di kediaman Hendri Kumar, Sudirman mengaku, melakukan negosiasi dan akhirnya Hendri mau menghibahkan sebagian temuannya untuk melengkapi koleksi Museum SMB II dan sebagian barang lain pihaknyalakukan nego dengan Hendri sesuai kesepakatan.
“ Kita juga tengah mencari barang-barang lain berkaitan dengan sejarah Kesultanan Palembang Darusalam , dan rencana kita kedepan kita fokus untuk museum SMB II harus menampilkan sejarah Kejayaan Kesultanan Palembang Darussalam mulai dari Keraton Kuto Gawang hingga masa kolonial Belanda di Palembang, supaya masyarakat ke Museum SMB II bisa mendapatkan gambaran kejayaan Kesultanan Palembang Darussalam ,” katanya.
Sementara pihaknya, ingin untuk Museum Balaputra lebih fokus menampilkan koleksi yang berkaitan dengan kejayaan Kerajaan Sriwijaya saja.
“Kita juga ingin mencari maket untuk menambah koleksi museum SMB II , maket perahu kajang sebagai alat transportasi tradisional dulu yang berdampak ekonomi dan kita juga sedang mencari maket miniatur Perahu atau kapal Kesultanan Palembang Darussalam,” katanya.
Sedangkan Hendri Kumar mengatakan, sebagian barang-barang temuan di Sungai Musi sengaja dia hibahkan ke Museum SMB II Palembang karena berkaitan dengan sejarah Kesultanan Palembang Darussalam.
Hibah tersebut tujuannya menurutnya tidak lain agar anak cucu tahu sejarah Kesultanan Palembang Darussalam .
“ Dengan melihat barang-barang tersebut anak cucu kita tahu sejarah Kesultanan Palembang Darussalam,” katanya.#osk