Home / Headline / Alex Noerdin Lapor SPT Menggunakan Ponsel

Alex Noerdin Lapor SPT Menggunakan Ponsel

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin melaporkan SPT menggunakan ponsel pada Pekan Panutan Penyampaian SPT PPh Orang Pribadi di Griya Agung, Senin (5/3). BP/HUMAS PEMPROV

Palembang, BP–Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) menggunakan telepon seluler (ponsel). Itu dilakukannya saat menghadiri Pekan Panutan Penyampaian SPT PPh Orang Pribadi di Griya Agung, Senin (5/3).

Terobosan baru berbasis online atau dikenal dengan e-Filing adalah suatu cara penyampaian SPT secara elektronik yang dilakukan online dan real time melalui internet pada website Direktorat Jenderal Pajak atau Penyedia Layanan SPT Elektronik atau Application Service Provider (ASP).

Dalam kegiatan yang digelar oleh Direktorat Jenderal Pajak Kantor Wilayah (Kanwil) Sumsel dan Babel tersebut juga diluncurkan Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP).

Alex mengatakan, Sumsel yang saat ini membuat iri daerah-daerah lain dengan segala kemajuannya adalah berkat seluruh masyarakat yang patuh membayar pajak.

Menurut mantan Bupati Musi Banyuasin dua periode ini, pembangunan infrastruktur besar-besaran di Provinsi Sumsel mulai dari light rail transit (LRT) pertama di Indonesia, tiga ruas jalan tol, Jembatan Musi IV dan Musi VI, rumah sakit, fasilitas air bersih, kapasitas perluasan bandara, underpas/flyover dan lainnya itu semua berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan penyertaan modal negara.

“Sumsel merupakan provinsi yang paling diperhitungkan di Indonesia. Sumsel luar biasa berkat semua membayar pajak. Oleh karena itu isilah SPT dengan benar, lengkap, dan jelas,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Alex meminta waktu 10 menit untuk jualan Asian Games. Menurutnya, masyarakat Sumsel harus bangga dengan adanya Asian Games. Sebab terselenggaranya multievent olahraga bergengsi tersebut di Palembang sudah mempromosikan Sumsel secara gratis ke 45 negara Asia, bahkan dunia.

Dijelaskan Gubernur, Sumsel sudah berpengalaman menyelenggarakan event olahraga mulai dari PON 2004, SEA Games 2011, Islamic Solidarity Games 2013 dengan peserta 52 negara, dan ASEAN University Games pada 2014. Sejak saat itu hampir 40 event olahraga bertaraf Asia, Asia Pasifik, bahkan dunia digelar di Jakabaring Sport City.

“Sumsel bisa karena kami pertama memiliki modal dan utama, yakni alhamdulillah tidak pernah terjadi dan insya Allah tidak akan pernah terjadi kerusuhan etnis, budaya, apalagi antar-umat beragama,” tutur Alex.

Dalam kesempatan sama juga dilakukan penyerahan penghargaan wajib pajak 2018. Di antaranya yang menerima penghargaan adalah Semen Baturaja Persero Tbk, Pos Indonesia, Tiga Pilar Anugrah, Sri Trang Lingga Indonesia, Bukit Asam (Persero) Tbk, Bank Pembangunan Daerah Sumsel dan Babel, Pupuk Sriwidjaja Palembang, Halim Ali Kemas H.A, dan lainnya. #rio