Home / Headline / Jangan Sampai Karhutla 2015 Terulang di Sumsel

Jangan Sampai Karhutla 2015 Terulang di Sumsel

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin saat menyosialisasikan Asian Games di hadapan stakeholder pengendalian karhutla, di Griya Agung, Rabu (28/2).

Palembang, BP–Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin mengimbau pengalaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi pada 2015 tak boleh terulang lagi. Mengingat tahun ini sangat penting karena Palembang akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

Hal itu disampaikan orang nomor satu di Sumsel ini saat menyosialisasikan Asian Games di hadapan stakeholder pengendalian karhutla, di Griya Agung, Rabu (28/2).

Menurut Alex, tak kurang tamu 45 negara akan mengirimkan atlet dan ofisialnya untuk mengikuti Asian Games Jakarta-Palembang.

“Saya hargai kerja keras kalian semua 24 jam tidak berhenti. Tahun 2018 ini, saya minta pengalaman 2015 jangan sampai terulang,” tegas pelopor Berobat Gratis ini.

Dikatakan mantan Bupati Musi Banyuasin dua periode ini, Asian Games akan mengangkat nama Sumsel. Sehingga nama Sumsel dipromosikan secara gratis. Tapi semua ini bisa kacau, bahkan gagal kalau sampai asap menyelimuti Kota Palembang.

“Mulai penerbangan kacau, jarak pandang dekat, penyakit ISPA, ISPU akan mengganggu. Dan tidak mungkin ada pertandingan olahraga. Makanya kita jaga dan menyusun strategi biar ini tidak boleh lagi terjadi. Apalagi sekarang cuaca tidak jelas, hujan atau panas. Untuk itu kita harus tetap siaga,” kata Gubernur.

Masih dikatakan pelopor sekolah gratis ini, Asian Games sebenarnya bukan tujuan utama, namun sebagai alat untuk menyejahterakan rakyat. Dengan Asian Games banyak infrastruktur penunjang kemajuan daerah bisa dibangun tanpa menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Selain itu, kata Alex, akan ada pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-api (KEK TAA) yang dapat menjadi wilayah pengembangan ekonomi masa mendatang untuk mewujudkan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumsel.

Tak hanya bahaya asap, Alex juga mengingatkan kondusivitas Sumsel sangat penting untuk terus dijaga. Mengingat keamanan menjadi modal Sumsel merebut kesempatan menjadi tuan rumah Asian Games. Keamanan dan kenyamanan itu menjadi hal penting untuk menarik investasi ke Sumsel yang kini semakin dikenal di dunia internasional.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih bisa berkesempatan bertemu dengan orang-orang yang berjasa menjaga kelestarian Sumsel. Pertemuan ini luar biasa karena Asian Games 2018 ini telah kita dapat dengan susah payah. Semua itu tak lain karena kita memang berpengalaman, punya fasilitas dan yang pasti Sumsel selalu aman,” jelas Alex.

Alex juga sempat bercerita kilas balik soal karhutla tahun 2015. Dimana Sumsel jadi sorotan dunia karena asap. Namun dari peristiwa itu dia mengaku banyak mendapat pelajaran. Dia bahkan tak segan berkeliling 15 negara demi melakukan perbaikan atas kerusakan lahan yang mencapai 700 ribu hektar lebih.

“Saya berkeliling cari bantuan dan itu tidak sia-sia. Kita dapat 11 titik untuk direstorasi. Makanya menjelang Asian Games kita harus siaga, walaupun sekarang masih musim hujan. Soalnya ada beberapa titik yang terdiri dari lahan gambut. Ini yang penting diwaspadai,” tutur Alex.

Kepala BPBD Provinsi Sumsel Iriansyah mengatakan, sosialisasi ini diikuti sekitar 1.600 stakeholder pengendalian karhutla. Mereka ini terdiri dari regu kebakaran hutan HTI, Polisi Hutan, Kelompok Tani Peduli Api, Desa Tangguh Bencana, Satgas BPBD provinsi Sumsel dan kabupaten serta sejumlah stakeholder lainnya.

“Kebakaran hutan 2015 sangat mengganggu kehidupan manusia. Tak hanya itu, kabut asap juga mengganggu transportasi darat, laut dan udara. Bahkan banyak anak-anak tidak bisa sekolah serta flora dan fauna mati. Kerusakan dan kerugian luar biasa. Tapi kita bersyukur tahun 2016 2017 berhasil ditekan 95 persen,” tambahnya.

Hal itu, sambung Iriansyah, berkat dukungan Gubernur Alex Noerdin yang sangat perhatian dengan bencana tersebut. Belajar dari pengalaman itu pula mereka menargetkan tahun ini Sumsel harus bebas asap karhutla.

“Makanya Asian Games juga penting disosialisasikan kepada teman-teman agar sejak dini kita sudah bersiaga melakukan pemadaman sekecil apa pun. Itu tekad kami,” tutupnya. #rio