Home / Headline / Tol Palindra Rampung Mei

Tol Palindra Rampung Mei

Palembang, BP–Pengerjaan Jalan Tol Palembang – Inderalaya (Palindra) terus dikebut oleh PT Hutama Karya selaku kontraktor. Dengan progres keseluruhan yang telah mencapai 80 persen, pembangunan tol sepanjang 22 kilometer ditarget rampung Mei 2018.

Dari tiga seksi Jalan Tol Palindra, sejauh ini progres untuk seksi II Pemulutan – KTM Rambutan telah mencapai 50 persen dan seksi III Rambutan – Inderalaya 97 persen. Sedangkan seksi I Palembang – Pemulutan telah rampung.

“Seksi II sudah 50 persen dan seksi III sudah 97 persen. Seksi dua, soal lahan sudah tak ada masalah, tinggal pembangunannya saja,” kata Manajer Proyek PT Hutama Karya Divisi Tol Palindra Hasan Turcahyo, Senin (26/2).

Dikatakan, seksi tiga tinggal tahap finishing, seperti pemasangan marka dan lampu jalan dan dalam waktu dekat akan rampung.

“Kita optimis pengerjaan Tol Palindra rampung seluruhnya pada Mei mendatang. Tapi memang harus diujicoba dulu. Biasanya ini memakan waktu dua bulan,” jelas Hasan.

Ia menilai pengerjaan Tol Palindra yang paling sulit adalah pembangunan akses jalan keluar KTM Rambutan sejauh 1 kilometer dan akses interchange serta sejumlah akses jalan warga. Hal ini lantaran mesti mengangkat balok girder setinggi enam meter dengan menggunakan crane.

Namun, pekerjaan tersebut sudah selesai sehingga tidak ada lagi pekerjaan berat dan tidak akan berpengaruh dengan kebijakan Kementrian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PU-Pera) yang meminta dihentikan sementara.

“Jadi pengerjaan kami terus lanjut, karena untuk tahap penggunaan alat berat sudah dilewati,” kata dia.

Tol Palindra menjelang dan usai Lebaran sudah dapat dilalui oleh pemudik. Namun terlebih dahulu harus ada intruksi dari Presiden RI Joko Widodo.

Ia meyakini bahwa kondisi tol kuat dan sudah sesuai standar pembangunan.

“Kami tidak ingin lagi kejadian tol amblas. Jadi kami sudah rekayasa teknik untuk menghindarinya,” tambah dia.

Hasan menambahkan, untuk memastikan proyek tetap aman dan lancar, pihaknya memasang sejumlah kamera pengawas (CCTV), sekaligus untuk memantau arus lalulintas.

“Saat ini CCTV sebagai pengawasan pengerjaan. Tapi jika tol selesai akan dialihkan untuk monitoring arus lalu lintas,” pungkasnya. #rio

 

x

Jangan Lewatkan

BPK , KPI Bersama PWI Sumsel Bersinergi Tingkatkan Kerja Sama

Palembang, BP Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatera Selatan dan  PWI Sumsel serta Komisi Informasi Publik (KIP) Sumsel bersinergi dan menjalin ...