Home / Headline / Sriwijaya FC Vs MU, Merebut Tiket Semifinal

Sriwijaya FC Vs MU, Merebut Tiket Semifinal

Palembang, BP–Sriwijaya FC akan dipertemukan Madura United (MU) dalam partai lanjutan, babak penyisihan grup B, Piala Gubernur Kalimantan Timur (PGKT) di Stadion Batakan, Balikpapan, Senin (26/2).

Laskar Wong Kito punya peluang besar untuk melaju ke semifinal, jika berhasil menekuk Madura United. SFC saat ini memimpin klasemen Grup B dengan mengantungi tiga poin. Posisi kedua ditempati Persebaya dengan dua poin, dan ketiga Madura United satu poin. Serta Persiba Balikpapan di urutan keempat, yang belum mengantungi satu poin pun.

Diketahui, Persiba takluk 0-1 dari SFC dan Madura United kalah dari Persebaya lewat drama adu penalti 4-5.

Guna mengamankan tiket langsung ke babak semifinal, pelatih SFC Rahmad Darmawan sengaja menyimpan sejumlah pilarnya ketika menghadapi Persiba Balikpapan.

Nama-nama seperti Hamka Hamzah, Mamadou Ndiaye, Makan Konate, Esteban Viscarra, dan Adam Alis punya peluang tampil saat meladeni Madura United.

“Jika memang tidak ada kendala dan kebugaran mereka siap, maka bisa saja pemain yang absen di laga pertama lalu kami mainkan melawan MU,” kata Rahmad Darmawan, Minggu (25/2).

RD melakukan rotasi di partai perdana. Ia menyimpan sembilan pemain utama karena mengalami kelelahan usai tampil di Piala Presiden 2018.

“Target kami di turnamen PGKT ini masih sama, yakni sebagai bahan persiapan menghadapi kompetisi sesungguhnya. Kami akan melihat dari satu pertandingan ke pertandingan lain. Jika mampu menang lawan MU, maka tiket ke semifinal sudah kami kantungi. Kesempatan ini harus kami manfaatkan,” ungkapnya.

MU diakuinya merupakan lawan tangguh dan salah satu tim favorit untuk kompetisi Liga 1 nanti.

“Bali, Madura, Arema atau Persija merupakan tim-tim yang tidak banyak merombak pemain, kualitas pemainnya juga sangat baik,” bebernya.

Eks pelatih timnas ini mengenal sejumlah pemain Madura United karena pernah dilatihnya beberapa musim lalu.

“Maitimo, Greg, Gonzales dan masih banyak pemain MU yang berbahaya. Namun situasi ini menguntungkan kami yang memang membutuhkan laga kompetitif di pramusim. Kebijakan rotasi masih akan kami berlakukan di laga ini,” tukasnya.

Pelatih Madura United Gomes De Oliveira berharap melawan SFC anak asuhnya mampu memperbaiki kekurangan di laga pertama saat takluk dari Persebaya Surabaya melalui drama adu penalti.

Bayu Gatra dkk dinilainya kurang sabar ketika mendapat peluang di depan gawang. Hal itu yang menyebabkan gol gagal tercipta. “Kami seharusnya lebih sabar di depan gawang. Ada beberapa peluang yang tidak jadi gol. Itu yang harus diperbaiki. Tapi, pemain sudah tampil dengan performa terbaik,” kata Gomes.

Penampilan anak asuhnya di laga perdana patut diapresiasi. Meski hanya mengais satu angka, namun perjuangan pemain patut diacungi jempol dengan menampilkan determinasi tinggi sepanjang pertandingan.

Berdasarkan catatan statistik, Fabiano Beltrame dkk setidaknya membukukan 11 tembakan. Namun, hanya enam saja yang mengarah ke gawang Persebaya, yang dikawal Miswar Saputra.

“Hasil ini akan menjadi pelajaran supaya kami bisa lebih bagus dalam komunikasi di pertandingan melawan SFC,” tambah winger andalan MU, Bayu Gatra. # zal

 

x

Jangan Lewatkan

Teror Kembali Terjadi di Sulteng Hendardi: Pemerintah Jangan Lengah

Jakarta, BP–Aksi teror dan ekstremisme-kekerasan kembali terjadi di Dusun Lewonu, Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. ...