Home / Headline / Kemudi Kapal Era Kerajaan Sriwijaya-Kesultanan Palembang Darussalam Ditemukan Oleh Pawang Sungai Musi

Kemudi Kapal Era Kerajaan Sriwijaya-Kesultanan Palembang Darussalam Ditemukan Oleh Pawang Sungai Musi

BP/DUDY OSKANDAR
Sebuah kemudi kapal diduga zaman era Kerajaan Sriwijaya –Kesultanan Palembang ditemukan di tegah Sungai Musi tepatnya di kawasan Keramasan, Palembang.

Palembang, BP

Sebuah kemudi kapal dari kayu diduga zaman era Kerajaan Sriwijaya –Kesultanan Palembang ditemukan di tegah Sungai Musi tepatnya di kawasan Keramasan, Palembang, oleh Senen yang juga di kenal sebagai pawang Sungai Musi dan pencari gelondong kayu, bersama dua anaknya Jaffar dan Fit yang difasilitasi  komunitas Kompak, seminggu yang lalu.
Kini kemudi kapal yang panjangnya 7,5 meter dan panjang lingkar 96 cm yang ditemukan di kedalam sungai Musi 35 meter kini diamankan di salah satu rumah warga di Kawasan Jakabaring Palembang, Jumat (23/2).
Atas penemuan kemudi kapal tersebut pihak Dinas Kebudayaan kota Palembang melalui Kabid Cagar budaya dan permuseuman Abdul Gani bersama Kasi Registrasi Cagar Budaya , H Rizal SH melihat langsung kondisi kemudi kapal tersebut.
Selain itu pihak Balai Arkeologi (Balar) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pimpinan Aryandini Novita juga melihat kondisi kemudi kapal tersebut dan langsung melakukan pengukuran dan pengecekan kondisi kemudi kapal tersebut.

BP/DUDY OSKANDAR
Sebuah kemudi kapal diduga zaman era Kerajaan Sriwijaya –Kesultanan Palembang ditemukan di tegah Sungai Musi tepatnya di kawasan Keramasan, Palembang, oleh Senen yang juga di kenal sebagai pawang Sungai Musi seminggu yang lalu.

Kepala Dinas Kebudayaan kota Palembang Sudirman Tegoeh mengatakan, dengan ditemukannya kemudi kapal tersebut menambah keyakinan bahwa kota Palembang ini merupakan pusat peradaban yang tinggi pada masa lampau.
“Tim dari Dinas Kebudayaan Kota Palembang sudah langsung ke TKP untuk melihat kondisi apakah kemudi tersebut asli atau bukan. Kita mengharapkan pada masyarakat agar tidak memindah tangankan kepada orang lain tanpa setahu pemerintah dan juga menandai tempat dimana ditemuinya. kita juga mengajak tim ahli untuk menelitinya,” katanya.
Selanjutnya menurut Sudirman, Pemkot Palembang akan mengamankan kemudi kapal tersebut.
Sedangkan Penggiat Budaya dari Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Wanda Lesmana mengatakan, kalau penemu kemudi kapal ini adalah Senen dengan anak-anaknya  difasilitasi komunitas Kompak, karena pihak Kompak turut serta dalam penemuan kemudi kapal tersebut.
“Baru kemarin kemudi ini dipindahkan kesini, selain itu katanya ada satu pasak lagi masih nyangkut dalam sungai susah di cabut,” katanya, Jumat (23/2).
Wanda menduga kalau kemudi kapal ini adalah kemudi kapal dari zaman Kesultanan Palembang Darussalam karena pembuatan kemudinya sudah halus , berbeda kemudi kapal era Kerajaan Sriwijaya yang masih masih kasar kayunya.

BP/DUDY OSKANDAR
Sebuah kemudi kapal diduga zaman era Kerajaan Sriwijaya –Kesultanan Palembang ditemukan di tegah Sungai Musi tepatnya di kawasan Keramasan, Palembang, oleh Senen yang juga di kenal sebagai pawang Sungai Musi seminggu yang lalu.

Untuk itu dia berharap, pemerintah daerah segera untuk menyelamatkan kemudi kapal ini karena sebagai bukti sejarah kota Palembang.#osk

x

Jangan Lewatkan

Pengurus IKKA Muba Periode 2020-2025  Resmi Dilantik

Palembang, BP Wadah Organisasi Kekeluargaan Ikatan Keluarga Keban Air Itam (IKKA) Musi Banyuasin (Muba) menggelar pelantikan dan silaturahmi  pengurus  untuk ...