Home / Headline / Kapal Karam di TAA, Nakhoda dan ABK Kahyong Diperiksa

Kapal Karam di TAA, Nakhoda dan ABK Kahyong Diperiksa

Palembang, BP–Hingga kini penyidik Dit Polairud Polda Sumsel melakukan pemeriksaan terkait karam nya kapal Kahyong Utara di Perairan Sungai Musi, satu mil dari Pelabuhan Tanjung Api-api, Banyuasin.

Kapal yang mengangkut penumpang rute Mentok Bangka-Pelabuhan TAA yang menyebabkan satu orang anak buah kapal (ABK), Ridho Hanafi (22), meninggal dunia.

Direktur Polair Polda Sumsel Kombes Pol Robinson Siregar mengatakan, petugas masih melakukan penyidikan. Bahkan nakhoda kapal dan sejumlah ABK, masih menjalani pemeriksaan untuk dimintai keterangannya.

“Semuanya masih menjalani pemeriksaan. Sampai saat ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Robinson.

Sementara itu jenazah Ridho Hanafi (22), ABK bagian oiler kapal feri Kahyong Utara milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP), sudah diserahkan pihak Kamar Jenazah RS Bhayangkara Palembang ke pihak keluarga korban yang diwakili Sunarto (60).

“Jenazah korban sudah diambil pihak keluarganya. Saat penyerahan, keluarga korban juga didampingi perwakilan dari PT ALP cabang Palembang,” ujar Pamin Yandokpol RS Bhayangkara Iptu Edinson.

Sunarto (60), paman korban mengatakan, jenazah Ridho Hanafi akan dimakamkan di daerah asalnya, yakni di Desa Jompong Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Semasa hidupnya, korban dikenal memiliki sifat yang baik dan tidak banyak ulah. Memang sebelumnya Sunarto sempat bermimpi bertemu korban.

“Saat saya tidur, saya merasa dia (korban) memanggil dan membangunkan saya. Ketika bangun, tidak ada orangnya. Keponakan saya ini belum berkeluarga dan baru enam bulan bekerja di kapal,” ujarnya.

Perwakilan PT ALP cabang Palembang Agus mengatakan, pihaknya sudah membantu mengurus jenazah hingga diterbangkan ke desa korban untuk dimakamkan. “Untuk klaim asuransi juga sudah kami urus semuanya,” ujarnya.

Diketahui jenazah Ridho Hanafi ditemukan tim SAR gabungan sekitar 500 meter dari lokasi karam nya kapal, pada Rabu (21/2) atau satu hari setelah kejadian.

Korban ditemukan mengapung di samping Kapal Andromeda milik Distrik Navigasi yang sedang bersandar. Jenazah korban lalu dievakuasi ke RS Bhayangkara Palembang. #idz

x

Jangan Lewatkan

Tahanan Narkoba, Polrestabes Palembang Meninggal Dunia

Palembang, BP Seorang tahanan narkoba Polrestabes Palembang meninggal dunia, Selasa (24/11). Tahanan yang diketahui bernama Hamdani (41) tersebut, diduga meninggal ...