Home / Headline / Melawan Musuh Bebuyutan, SFC Kerahkan Seluruh Kemampuan

Melawan Musuh Bebuyutan, SFC Kerahkan Seluruh Kemampuan

Palembang, BP–Sriwijaya FC akan dipertemukan musuh bebuyutannya Arema FC di laga perempatfinal Piala Presiden, di Stadion Manahan, Solo, Minggu (4/2) malam. Hamka Hamzah dan kawan-kawan akan tampil habis-habisan untuk dapat melaju ke babak semifinal.

 

Di perempatfinal sendiri, SFC melaju dengan status pemuncak grup A dengan mengantungi enam poin, dari dua kemenangan dan satu kali kekalahan. Sementara Arema FC menjadi wakil grup E dari satu kali kemenangan dan dua laga berakhir imbang. Arema mengantungi lima poin.

 

Dilihat dari materi pemain dan performa tim, baik SFC dan Arema FC punya peluang yang sama melaju ke semifinal. Apalagi, kedua tim sama-sama pincang.

 

SFC kehilangan wing bek Novan Sasongko (cedera hamstring) dan gelandang Samuel Simanjuntak (proses penyembuhan cedera ligamen). Arema FC pun kehilangan dua pemain, bek Arthur Cunha dan striker Thiago Furtuoso harus menepi karena akumulasi kartu.

 

Duel kedua tim pun, mengingatkan laga perempatfinal tahun lalu, dimana SFC kalah 0-1 dari Arema FC. Punggawa Laskar Wong Kito ingin membalas kekalahan menyakitkan kala itu.

 

Persiapan sudah dilakukan Pelatih Kepala SFC Rahmad Darmawan, selama dua hari terakhir. Pelatih berusia 51 tahun ini pun, sudah mengupas tuntas kekuatan Singo Edan.

 

Instruksi sudah diberikan secara personal pada pemain yang bakal turun. RD sudah meracik taktik dan strategi melawan Alfarizi dan kawan-kawan. RD pun harus merahasiakan pemain asing yang bakal ia turunkan di laga ini.

 

“Kita akan lihat di menit akhir, masih ada satu hari. Kita lihat siapa yang siap dan lebih dibutuhkan,” kata Rahmad Darmawan, Jumat (2/2).

 

Pelatih harus berhitung lebih cermat menggunakan empat slot pemain asing melawan Arema FC. RD masih belum menentukan, akan menurunkan Makan Konate (Mali), Mamadou N’Diaye (Mali), Alberto Goncalves (Brasil), Yu Hyun Koo (Korsel), Manuckhekhr Dzalilov (Tajikistan), atau Esteben Vizcarra (Argentina).

 

“Kita akan bermain seimbang, baik menyerang ke bertahan atau bertahan ke menyerang,” ujarnya.

 

Melawan Arema, pemain bertahan harus siap karena tim besutan Joko Susilo ini sudah pasti baka bermain menyerang. Di lini depan, kehilangan Thiago, dipercaya RD takkan membuat lini depan jadi kendur.

 

Masih ada Dedik Setiawan atau Nur Hardianto. Pemain di lini kedua, seperti Dendi Santoso, Hendri Siswanto atau Radrigo sama berbahayanya dengan striker.

 

“Semua harus waspada, Arema tim kuat dengan permainan yang kompak. Itu menjadi tantangan berat bagi tim,” tegasnya.

 

Pemain yang masuk dalam starting eleven, harus mencermati lawan duelnya. Pemain harus tahu betul kualitas lawan duelnya untuk mengetahui cara mengantisipasinya.

 

“Semua harus bersiap, kita sudah lakukan latihan dan persiapan sebelum ke Solo,” ucapnya.

 

Sementara itu, di kubu lawan, Pelatih Arema FC, Joko Susilo pun sudah mempelajari permainan SFC dari tiga laga di babak penyisihan grup A. Joko bergegas menyiapkan senjata andalan guna menangkal ancaman SFC.

Menurut Joko, SFC kini menjelma sebagai sebuah tim yang patut diwaspadai luar dan dalam.

 

“Kita bicara SFC secara tim, bukan hanya soal Coach RD ataupun Adam Alis (eks gelandang Arema musim lalu),” kata pelatih yang kerap disapa Gethuk.

 

Ia menyebut bahwa materi pemain SFC kali lebih bagus terutama para rekrutan baru. Para muka baru itu lah yang berkontribusi besar pada performa menawan Laskar Wong Kito sepanjang babak penyisihan grup lalu.

 

“Di tengah ada Vizcarra, Yu Hyun Koo dan jangan lupa Makan Konate. Penyerang mereka juga masih ada Beto dan pemain Asia Manucheckr Dzhalilov,” ulasnya.

 

Memasang sikap waspada secara penuh memang patut dilakukan tim Singo Edan. Bukti nyata sudah dihamparkan SFC lewat predikat juara grup A di Bandung.

 

Laskar Wong Kito mampu menyingkirkan tuan rumah Persib Bandung meski kalah 0-1 di laga pertama. Namun, anak asuh Rahmad Darmawan bangkit dan menyapu bersih dua laga dengan rekor clean sheet melalui kemenangan 3-0 atas PSM Makassar dan 2-0 atas PSMS Medan.

 

“Mereka jauh lebih kuat sekarang. Buktinya mereka jadi juara grup di Bandung,” tandasnya. 0zal

 

 

 

x

Jangan Lewatkan

Fraksi Partai Golkar DPRD Sumsel Soroti Alokasi  Dana Bantuan Daerah Yang Fokus Di Daerah Tertentu

Palembang, BP DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar rapat paripurna XXII dengan agenda tanggapan Fraksi-Fraksi di DPRD Sumsel terkait pembahasan ...