Home / Headline / Pasar Cinde ‘Grounbreaking’, Bagian Cendawan Ditinggalkan

Pasar Cinde ‘Grounbreaking’, Bagian Cendawan Ditinggalkan

Bagian cendawan yang akan dipertahankan dalam pembangunan Pasar Cinde menjadi pasar modern. Foto panduanwisata.id

Palembang, BP–Pasar Cinde yang merupakan pasar tradisional di tengah Kota Palembang segera disulap menjadi pasar modern yang megah. Untuk itu, dijadwalkan pada 19 Februari mendatang groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan pasar tersebut akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Saat ini seluruh bangunan yang berada di pasar yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman tersebut sudah dibongkar. Hanya saja bagian depan pasar sengaja ditinggalkan,  karena sesuai dengan kesepakatan dengan tim cagar budaya memang untuk ditinggalkan. Terutama bagian Cendawan.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumsel Akhmad Mukhlis mengatakan, belum lama ini pihaknya telah resmi menyerahkan aset lahan Pasar Cinde kepada pengembang property PT Magna Beatum yang tergabung dalam Aldiron Hero Group. Dengan begitu, pembangunan segera dilakukan dan dijadwalkan pada 19 Februari 2018 dilakukan groundbreaking.
“Sesuai perjanjian BOT (Build, Operate and Transfer-red) antara Pemerintah Provinsi Sumsel dan pihak Aldiron lahan dalam keadaan siap dibangun,” ungkap Mukhlis, Minggu (28/1).
Dikatakan dia, sesuai perjanjian pihak Aldiron akan menempati Pasar Cinde nantinya selama 30 tahun. Dimana dari jumlah waktu tersebut diantaranya selama 2,5 tahun dilakukan untuk persiapan dan pembangunan pasar yang akan memiliki 15 lantai tersebut.
“Jadi, efektifnya Aldiron akan menempati Pasar Cinde selama 27,5 tahun,” katanya.
Dalam pembangunan nantinya, ia meminta kepada pengelola untuk memperhatikan kondisi warga sekitar. Selain itu, jangab sampai menimbulkan dampak negatif dan jika ada keluhan untuk segera dikoordinasikan supaya kepentingan masyarakat dan pengerjaan Pasar Cinde bisa sama-sama jalan.
“Kalau bisa lebih cepat pembangunan itu lebih baik, tapi tolong juga diperhatikan kondisi warga sekitar,” jelas Mukhlis.
Sementara itu, Direktur Utama PT Magna Aldiron Hero Grup M Fajar Tarigan mengungkapkan, Pasar Cinde akan mulai dibangun pada 19 Februari 2018 mendatang. Dimana pihaknya akan membangun pasar tersebut terdiri dari 15 lantai, akan tapi pondasi yang akan disiapkan sampai 18 lantai.
Ia juga menambahkan, Pasar Cinde akan dibangun selama dua tahun di atas lahan seluas 66 meter persegi.  Oleh karena itu, ia meminta kepada calon konsumen yang berminat untuk menempati Pasar Cinde nantinya tidak usah ragu karena pembangunan sudah dimulai.
“Kita sudah persiapan untuk bangun dan sudah bekerjasama beberapa bank untuk membiayai konsumen yang berminat untuk menempati Pasar Cinde,” tutup dia. #rio
x

Jangan Lewatkan

Perjanjian PT ATS Habis Oktober 2020, DPRD Sumsel Sarankan Pemprov Lakukan Kajian

Palembang, BP Kerjasama Pemerintah Provinsi (pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dengan PT Adhya Tirta Sriwijaya (ATS) dalam pengelolaan air bersih akan ...