Home / Headline / Kontrak Pembangunan Musi IV Terancam Dipangkas Rp35 Miliar

Kontrak Pembangunan Musi IV Terancam Dipangkas Rp35 Miliar

 

Foto udara pembangunan Jembatan Musi VI Palembang, Sumatera Selatan yang semula ditargetkan rampung pada akhir 2017. FOTO ANTARA

Palembang, BP–Tak kunjung menemukan titik terang dalam pembebasan lahan, pembangunan jembatan Musi IV yang menghubungkan Seberang Ilir dan Seberang Ulu terganggu. Kontrak yang semula mencapai Rp577 miliar terancam dipangkas sebesar Rp35 miliar.

Kepala Satker Pelaksana Jalan Metropolis Yudian Budi Khrisna mengatakan, saat ini lahan yang belum dibebaskan seluas 874 meter. Lahan tersebut untuk jalan akses antara Jalan Azhari ke Jalan Ahmad Yani.
Masih dikatakan Budi, belum dibebaskannya lahan tersebut berdampak pada operasional Jembatan Musi IV mengingat jembatan itu nantinya akan memiliki jalan empat lajur bertemu dengan jalan dua lajur.
“Dengan begitu, operasional jembatan ini tidak optimal, bahkan bisa saja terjadi kemacetan di atas jembatan dan juga kemacetan menuju jembatan ini,” kata dia, Minggu (28/1).
Dalam hal itu, sambung dia, kendala itu telah dilaporkan ke Direktorat Jenderal (Dirjen). Karena itu, kemungkinan jika kendala tersebut tidak dapat diselesaikan, maka akan ada perubahan kontrak yang semula kontrak pembangunan jembatan mencapai Rp577 miliar maka akan dipangkas sebesar Rp35 miliar.
“Artinya akan ada kontrak baru jika ada pemangkasan ini,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan, meski begitu pihaknya tetap akan berupaya semaksimal mungkin agar operasional jembatan Musi IV ini optimal. Namun, memang diperlukan dukungan setiap pimpinan di semua wilayah untuk membuatnya optimal.
“Mungkin nantinya akan ada rekayasa lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan di wilayah ini,” jelas dia.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jembatan Metro Suwarno menambahkan, sejauh ini untuk progres pembangunan jembatan Musi IV sendiri sudah mencapai di angka sekitar 70,08 persen.
“Untuk pengerjaannya yakni masih di sekitar Sungai Musi. Dimana saat ini dalam pemasangan pile cap dan beberapa pengerjaan lainnya,” ungkap Suwarno.
Nantinya, lanjut dia, jembatan Musi IV ini juga menerapkan sistem keamanan Structural Health Monitoring System (SHMS) atau sensor yang berfungsi untuk mendeteksi beban dan kerusakan jembatan. Alat sensor ini sendiri rencananya ditempatkan sebanyak 22 titik disetiap sudut jembatan.
“Kami targetkan pembangunan jembatan Musi IV ini selesai sebelum Asian Games mendatang,” tutup dia. #rio
x

Jangan Lewatkan

Museum Harus Jadi Media Pembelajaran dan Pembinaan Karakter Bangsa

Palembang, BP Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata  Provinsi Sumsel dan UPTD Taman Wisata  Kerajaan Sriwijaya ...