Home / Headline / Selfie, Dua ABG Tewas Tenggelam di Galian C

Selfie, Dua ABG Tewas Tenggelam di Galian C

Tim Basarnas Palembang mengevakuasi jasad salah satu korban tewas tenggelam, Jumat (25/1). BP/HAFIDZ

Palembang, BP–Dua remaja perempuan tewas tenggelam di galian C, Jalan R Dentjik Asari, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-alang Lebar, Jumat (26/1) sekitar pukul 15.00.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekelompok remaja perempuan yang merupakan siswi di SMK Indo Health School (IHS) Palembang, terdiri dari empat orang mendatangi lokasi kejadian untuk berfoto-foto.

Mereka adalah Anaisha Putri Aulia alias Nesya (14), Ummu Iciari Kamila Tyas (14), Nyayu Siti Fatimah (14), dan Siti Nurhaliza (14). Setelah beberapa saat di sana, Nesya, Ummu dan Nyayu hendak berswafoto di tepi kolam galian tersebut.

Sedangkan Siti Nurhaliza hanya duduk memperhatikan teman-temannya. Namun tanah di pinggiran kolam galian C tersebut longsor kecil hingga membuat ketiga korban terperosok dan masuk ke dalam kolam.

“Saya kaget lihat mereka jatuh, jadi saya teriak minta tolong. Sambil mendekat. Saya gak berani karena tidak bisa berenang,” ujar Siti Nurhaliza.

Karena tidak bisa berenang, mereka pun meminta tolong. Beruntung ada seorang pria sebaya yang tengah berada di lokasi kejadian mencoba menolong para korban. Namun hanya Nyayu saja yang berhasil diselamatkan.

Sementara Nesya dan Ummu tak terselamatkan karena semakin ke tengah kolam galian seluas kurang lebih dua hektar tersebut.

“Waktu kejadian saya yang pegang HP untuk selfie, tapi tiba-tiba terpeleset dan kami pun jatuh. Saat kejadian saya gak tahu lagi karena panik. Tapi tiba-tiba ada ‘uwak-uwak’ yang narik saya ke daratan,” ujar Nyayu.

Karena dua lainnya tidak bisa diselamatkan warga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.

Tim Badan SAR Nasional Palembang baru mendapatkan informasi pukul 16.00 dan tiba di lokasi kejadian pukul 16.15. Akhirnya korban Nesya pertama ditemukan pada 17.32 dan Ummu ditemukan di 17.45 tepat dititik terakhir terlihat di permukaan air.

Humas Basarnas Palembang Taufan mengatakan, setelah menemukan korban pihkanya langsung mengevakuasi kedua korban ke RS Bhayangkara Palembang. “Saat di rumah sakit, dua korban dinyatakan tim dokter sudah meninggal,” ujarnya.

Kapolsek Suakrami Kompol Rivanda membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya telah melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban.

“Dua korban dinyatakan meninggal dan akan dilakukan visum lalu dikembalikan ke keluarganya,” ujarnya.

Sedangkan untuk kronologis kejadian pihaknya belum bisa memastikan bagaimana empat ABG tersebut bisa datang ke lokasi kejadian.

“Untuk status galian sendiri kami belum tahu apakah berizin atau ilegal. Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk hal tersebut. Sementara ini kami akan menutup sekitar kolam untuk mencegah terjadinya korban selanjutnya,” jelasnya. #idz

 

x

Jangan Lewatkan

KPK Selenggarakan Sertifikasi Penyuluh Antikorupsi Secara Daring

Jakarta, BP Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Pusat Edukasi Antikorupsi membuka pendaftaran Sertifikasi Penyuluh Antikorupsi secara daring. Penyelenggaraan kegiatan dilakukan ...