Ojek Online Dibegal Penumpang

12

Anggota Satreskrim dan SPKT Polresta Palembang bersama korban melakukan olah TKP, Selasa (23/1). BP/HAFIDZ

Palembang, BP–Ramli Alfatara (23) yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online menjadi korban aksi begal yang tak lain adalah penumpangnya sendiri, Selasa (23/1) dinihari.

Selain harus kehilangan sepeda motor dan ponsel, korban juga mengalami luka di leher akibat sabetan senjata tajam pelaku saat mencoba mempertahankan sepeda motornya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun peristiwa itu berawal saat korban mendapat pesanan melalui aplikasi untuk di jemput di depan Gardu Listrik PLN, Jalan Bungaran, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Jakabaring.

Baca:  Begal Babak Belur di Hajar Massa

Namun saat didatangi ternyata pemesan berjumlah tiga orang dan dirinya pun berusaha menolak, namun pelaku langsung merampas kunci motonya.

“Mereka minta bonceng tiga, saya bilang tidak bisa, lalu salah satu pelaku merampas kunci dan pelaku lain mengalungkan pisau ke leher saya,” ujarnya.

Meski dibawah ancaman senjata tajam, korban tetap berusaha melawan dengan harap sepeda motornya masih dapat dipertahankan. Namun pelaku yang kesal langsung menggoreskan pisau ke lehernya hingga mengalami luka sayatan.

Baca:  Begal Bertato Ditangkap

“Pelaku yang berjumlah tiga orang itu juga mengambil ponsel, uang Rp200.000 hasil ngojek tadi malam dan power bank saya,” ujarnya.

Saksi Yanto (45), pedagang di sekitar lokasi kejadian mengatakan, bahwa lokasi tersebut sering terjadi aksi kejahatan. “Dulu di 2016 kalau malam disini sering terjadi penodongan,” ujar Yanto yang mengaku sudah puluhan tahun berdagang di lokasi tersebut.

Baca:  Digerebek, Begal Kawakan Tak Bisa Melawan Lagi

Sementara itu Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang Ipda Haidir yang mendapat laporan tersebut, bersama anggota Satreskrim langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP.

“Laporan sudah diterima dan kita sudah mendatangi lokasi kejadian serta mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan,” tandasnya. #idz