Polda Sumsel Siagakan 8000 Personil , Untuk Amankan Pilkada

6

BP/IST
Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Sumsel melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Musi Tahun 2018 dalam rangka pengamanan Pilkada Serentak 2018, Jumat (5/1).

Palembang, BP

Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Musi Tahun 2018 dalam rangka pengamanan Pilkada Serentak 2018. Apel ini sekaligus menyatakan kesiapan TNI, Polri dan aparat pemerintah terkait dalam mengawal pengamanan tahapan pilkada serentak 2018 di wilayah Sumsel.

Apel gelar pasukan dipimpin langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol. Zulkarnain di Lapangan Apel Mapolda Sumsel, Jum’at (5/1). Hadir dalam kesempatan ini Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Nasrum Umar, Asisten I Setda Sumsel, Ahmad Najib, serta perwakilan FKPD Provinsi Sumsel lainnya.

Baca:  Test Urine , Satu Anggota Samapta Polda Sumsel Positip

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain mengatakan, Polda Sumsel telah membentuk 6 satgas pengamanan seluruh tahapan pilkada serentak 2018 di wilayah Sumsel.

Menurutnya, selain pengamanan tahapan pilkada pengamanan yang dilakukan meliputi beberapa hal diantaranya pengamanan pasangan calon, penyelenggara pilkada termasuk perkantorannya, kemudian logistik, dan masyarakat yang melaksanakan pemilihan sehingga jangan sampai terjadi permasalahan di masyarakat

Baca:  Kombes Pol Hisar Siallagan S.I.K Jabat Dir Reskrimum Polda Sumsel

“Jadi kami sudah siap, ada enam satgas yang kita bentuk, melalui apel ini menyatakan kesiapan kita bersama TNI dan aparat pemerintah terkait, dan ada anggarannya dari pemerintah daerah,” katanya.

Lanjut Kapolda, dalam pengamanan seluruh tahapan pilkada serentak di Sumsel akan melibatkan kurang lebih 8.000 personel. Selain itu akan disiapkan tim pengawalan kepada masing-masing pasangan calon.

Baca:  Polda Sumsel Susun Renja Tahun 2021

“Jumlah personel yang akan diturunkan sesuai dengan tahapan pelaksanaan pilkada, pengamanan pilkada di dukung anggaran dari pemerintah Provinsi sebesar Rp55 Miliar dan Kabupaten/Kota sebesar 19 Miliar sesuai amanat undang-undang. Kita juga bentuk satgas money politik dan satgas siber optik untuk mengawal pilkada ini,” katanya.#osk