Home / Headline / 15 Hari Buron, Pembunuh Koni Menyerahkan Diri

15 Hari Buron, Pembunuh Koni Menyerahkan Diri

Sudirman, pelaku pembunuhan dan barang bukti diamankan aparat.BP/MARWAN

Muarabeliti, BP–Lima belas hari buron, akhirnya Sudirman (37), pelaku pembunuhan terhadap korban Koni (37) menyerahkan diri ke pihak yang berwajib.

 

Warga Pal 10, Dusun Suka Cinta, Kelurahan Marga Tunggal, Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Mura dijemput aparat bersama tokoh masyarakat dan kades setempat, Sabtu (23/12).

Tak hanya itu untuk menghindari amuk massa, terutama dari keluarga korban, setelah dijemput di Jalinsum, Desa Kebur, Kecamatan Tiang Pung Kepungut, tersangka langsung diamankan di Mapolres Mura.

Saat diamankan, di kepala sebelah kiri tersangka juga bekas luka bacok sepanjang 25 cm dengan 20 jahitan, diduga didapat setelah terlibat duel dengan korban.

Seperti diketahui peristiwa yang menewaskan petani terjadi di Pal 11, Dusun Suka Cinta, Kelurahan Marga Tunggal, di area persawahan milik Kancil atau Abu Husin tak jauh dari rumah korban, pada 8 Desember.

Kejadian berawal sekitar pukul 21.00 saat korban bersama dengan anaknya, Tan (9), berangkat dari rumah dengan berjalan kaki sekitar dua kilometer menuju lokasi kejadian.

Saat itu korban dan anaknya hendak menginap di pondok ladang garapan sawah milik bos korban untuk mengintai pelaku pencurian di lahan yang digarapnya tersebut.

Karena beberapa pekan terakhir telah terjadi pencurian seng sepanjang 200 meter di sekitar pondok. Sehingga untuk mengungkap pelaku pencurian tersebut korban berniat bermalam di pondok.

Diduga malam itu korban memergoki pelaku yang akan melakukan pencurian kembali, karena dipergoki korban, pelaku melakukan perlawanan.

Sehingga korban dan pelaku sempat terlibat pertikaian dan membuat korban mengalami luka bacok pada bagian kepala dan pelaku juga menembak dada korban.

Peristiwa itu baru terungkap setelah keesokan harinya, Sabtu (9/12), istri korban, Yeni pergi ladang bermaksud mengantar sarapan untuk korban.

Namun saat itu Yeni menyaksikan tubuh suaminya telah tak bernyawa dengan kondisi terkapar bersimbah darah di dekat pondok. Sedangkan putrinya, hanya dapat terduduk diam menunggu korban dalam kondisi trauma.

Semua itu diduga karena saksi Tan melihat langsung kejadian yang membuat ayahnya meninggal dunia.

Kapolres Mura AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Jayaloka AKP Al Busro, membenarkan bahwa saat ini tersangka telah menyerahkan diri dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Benar tersangka telah menyerahkan diri, setelah kita memberikan imbauan dan berkoordinasi dengan perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat,” katanya.

Ia menambahkan, bersama tersangka juga diamankan barang bukti satu pucuk senjata api rakitan dan sebilah golok yang diduga dipakai untuk menghabisi nyawa korban. #wan

 

 

x

Jangan Lewatkan

Penyebaran Covid Semakin Hari Semakin Meningkat, DPRD Sumsel Inisiatif Ajukan Raperda

Palembang, BP Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel berinisiatif mengajukan rancangan peraturan daerah (Raperda) yang bertitik tumpu pada peningkatan disiplin ...