Home / Palembang / Laporkan Keluhan ke E-Lapor

Laporkan Keluhan ke E-Lapor

Palembang, BP — Aspirasi dan keluhan dari masyarakat yang selama ini sulit disampaikan kepada Pemerintah Kota Palembang, saat ini sudah dapat dilaporkan langsung ke instansi terkait melalui E-Lapor dengan SMS atau pun ke website yang dikelola di Command Center.

Command Center selain memantau seluruh penjuru Palembang yang telah dilengkapi CCTV, pusat pengendali ini juga mengelola semua keluhan dari masyarakat melalui SMS dengan mengirimkan pesan singkat ke 1708 semua operator, atau mengunjungi website www.lapor.go.id.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Palembang, Yanuarpan mengatakan, masyarakat saat ini dipastikan telah memiliki handphone, maka melaporkan aspirasi dan keluhan apa pun saat ini sudah dapat dilakukan melalui handphone.

“Bisa dengan SMS ataupun ke website kita, kita sudah menyiapkan setidaknya 12 personil yang akan standby di Command Center salah satunya adalah operator E-Lapor,” katanya usai meresmikan Program Smart Aspiration to Urban City, Jumat (22/12).

Ia mengatakan, dalam laporan tersebut pelapor bisa memberi judul pelaporan misalkan, “e-KTP Belum Diterima Setelah 1 Tahun Perekaman”, setelah itu pelapor bisa menyebutkan alamat daerahnya. “Itu kalau yang SMS, jika laporan melalui website www.lapor.go.id pelapor bisa mengisi kolom yang telah disediakan dan salah satunya juga ada judulnya, agar operator dapat mudah memilah akan diteruskan ke instansi mana,” jelasnya.

Dikatakannya, setelah diterima pelaporan tersebut, kemudian akan didisposisikan ke instansi terkait. Kemuadian, setelah diterima oleh instanai bersangkutan, akan direport kembali sebagai jawaban atas laporan dari warga yang melapor. “Pelapor dapat menunggu balasan pesan dari operator dan jika melalui website pelapor dapat memantau laporannya telah ditindaklanjuti atau belum,” katanya.

E-Lapor merupakan bagian dari Command Center Lawang Jabo dan bagian dari Smart City. Yanuarpan mengatakan, pengembangan Smart City masih sangat panjang. Selain itu, saat ini kondisi Kota Palembang sudah dapat diawasi terutama di enam titik pada tahap awal ini.

“Enam titik yang terpantau oleh Command Center, yakni Benteng Kuto Bwsak (BKB), Simpang Charitas, Masjid Agung, Simpang Lima DPRD Sumsel, Jembatan Ampera dan Kapten A Rivai,” katanya.

Lantaran membutuhkan dana yang tidak sedikit, pihaknya hanya baru memasang CCTV di enam kawasan itu. Awal tahun mendatang, kajian mengenai kumlah ideal CCTV yang akan dipasang akan keluar. Meski tidak menyebutkan anggaran di tahun mendatang, namun dipastikan tak hanya wilayah Seberang Ilir yang akan diawasi tetapi juga Seberang Ulu.

“Pengawasan ini dilakukan di pusat-pusat keramaian, persimpangan jalan. Keamanan, kebersihan dan lalu lintas. Kedepan kita akan pusatkan di pasar tradisional, di perhotelan dan restoran dengan bekerja sama bersama pihak terkait,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Kota Palembang Harobin Mastofa mengatakan, karena para operator bekerja 24 jam, pemkot berjanji akan memberikan insentif tambahan dengan jaminan kinerja operator yang maksimal. “Mereka bekerja pasti harus konsentrasi mengawasi kondisi kota, melayani lapiran dari warga. Kita akan berikan jaminan lebih,” ujarnya.

Ia mengatakan, kedepannya untuk memperluas jangkauan, pemkot harus bekerja sama dengan Dishub dan Kepolisian. “Nanti dari Kepolisian dan Dishub akan memasang CCTV di traffic light, ini bisa juga diintegrasikan agar jangkauan kita luas,” katanya. #pit

x

Jangan Lewatkan

Terpilih Sebagai Ketua Umum PPM Sumsel, Gerry Iskandar: Kita Siap Menjadi Pilar Penjaga NKRI

Palembang, BP–Musyawarah Daerah Vlll Pemuda Panca Marga(PPM)Provinsi Sumatera Selatan Periode 2020 – 2025 dilaksanakan di Gedung Legiun Veteran, Sabtu(7/11/202).. Dengan ...