Puskesmas Inderalaya Utamakan Pelayanan Kesehatan Pasien

12

Inderalaya, BP — Meski sampai saat ini perbaikan instalasi dan kabel listrik di ruang rawat inap,  ruang pelayanan kesehatan umum,  gigi,  tata usaha di Puskesmas Inderalaya Kabupaten Ogan Ilir (OI) terus diperbaiki karena terjadinya konsleting listrik,  namun manajemen puskesmas terus memberikan pelayanan terbaik untuk pasien.

Hal tersebut dikatakan Ketua Komisi IV Afrizal SH didampingi anggota komis iv Amir Hamzah dan Rahmadi Djakfar,  setelah melakukan pertemuan dengan Kadinkes OI Hj Siska Susanti dan Kepala Puskesmas Siswita Mkes.   Menurutnya sampai tahap ini perbaikan kabel listrik yang terbakar,  berumur dan putus terus dilakukan

Baca:  Peserta Pemilu Run Tak Capai Target, Diduga Kaos 500 Pcs Habis Dibagi-bagikan

“Pelayanan terus dilakukan tanpa mengabaikan pasien,  memang butuh proses dan waktu apalagi menunggu peralatannya. Jadi puskesmas tersebut seperti biasa melayani pasien karena  listrik IGD Puskesmas Inderalaya tidak ikut padam,  sehingga untuk penerangan malam hari,  sumbernya untuk kamar inap di puskesmas ditarik kabel dari IGD. Kalau siang hari pelayanan juga seperti biasa,  listriknya bersumber dari IGD.  Kalau pasiennya memang gawat segera dirujuk ke Rumah Sakit Ogan Ilir.  Jadi pihak puskesmas optimalkan pelayanan sebaik mungkin. Kita juga sudah cek hal ini ke lapangan,” kata Anggota DPRD Nasdem Afrizal kemarin.

Baca:  Hendak Mesum, Pasangan Selingkuh Digrebek Warga Seri Kembang 

Sebelumnya Kepala Puskesmas Inderalaya Siswita Skm Mkes mengatakan ada jaringan listrik dibagian ruangan dalam puskesmas yang terbakar, akibatnya listrik disini padam.  Namun di bagian IGD Puskesmas Inderalaya tetap menyala,  karena berbeda aliran.  Sehingga saat siang hari pihaknya mengambil aliran listrik dari bagian tersebut dan saat malam hari hanya bagian kamar inap pasien yang mendapatkan penerangan.

“Kita sudah hubungi PLN tapi tidak ada peralatan jadi kita hubungi pihak lain karena banyak kabel yang terbakar dan sudah usang serta peralatan yang susah didapat, instalasi bangunan ini sudah tua umurnya lebih dari 20tahun dan perlu diganti.  Akibatnya harus menunggu, jadi bukan kita biarkan saja namun ada upaya untuk perbaikan instalasi.  Bahkan kita minta gardu baru namun biayanya mahal,  untuk sementara diperbaiki dahulu. Jadi tidak ada masalah semua sudah kita tangani dengan baik,  sekarang  dari bagian kelistrikan sudah memperbaikinya,” ujarnya. #hen

Baca:  Diduga Penggunaan Dana Desa Kasih Raja 2017 Bermasalah