Home / Headline / Petani Bawa Shabu Belasan Juta

Petani Bawa Shabu Belasan Juta

Dua tersangka dan barang bukti shabu diamankan di Mako Ditpolair Polda Sumsel.BP/HAFIDZ

Palembang, BP–Direktorat Polair Polda Sumsel meringkus Dedi Putra (35) setelah kedapatan membawa satu paket shabu seharga Rp11 juta.

Warga Desa Karang Agung, Kampung Ulu, Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang berprofesi sebagai petani tersebut diciduk aparat di Perairan Sungai Musi, Dermaga ASDP Sungai Lais, Palembang, Senin (18/12) lalu.

Penangkapan bermula saat anggota Subdit Gakkum Ditpolair Polda Sumsel menindaklanjuti informasi masyarakat akan adanya peredaran narkoba di kawasan Desa Karang Agung, Kecamatan Lalan, Kabupaten Muba.

Saat mendatangi TKP, petugas kepolisian mendapat informasi adanya penumpang speedboat Wawan Putra 200 PK yang disinyalir membawa narkoba. Sehingga anggota yang dipimpin AKP Beni Wiajaya melakukan penyelidikan.

Petugas segera melakukan pengejaran untuk menghentikan laju speedboat Wawan Putra 200 PK. Saat speed melambat, petugas akan melakukan pemeriksaan.

Tiba-tiba tersangka Dedi yang duduk di atap speedboat membuang sebuah bungkusan. Tidak mau buruannya lepas, langsung diperiksa yang ternyata adalah satu kantung plastik shabu. Dedi pun digiring ke Mako Ditpolair Polda Sumsel untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Tersangka Dedi mengaku baru saja membeli shabu tersebut dari seorang kenalannya bernama Ismail, warga Palembang.

“Shabu itu saya beli dari Ismail harganya Rp11 Juta. Rencananya mau di jual lagi di dekat rumah saya,” ujarnya saat gelar perkara, Kamis (21/12).

Dirinya mengaku terkejut saat petugas melakukan pemeriksaan di speedboat. “Saya jual, tapi kadang sebagian pakai sendiri supaya badan segar,” ujar tersangka.

Dari kicauan Dedi, petugas melakukan pengembangan dan melakukan penangkapan  terhadap tersangka Ismail dari rumahnya di Jalan KH Balqi, Lorong Banten II, RT2/1, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan SU I Palembang.

Dir Polair Polda Sumsel Kombes Pol Robinson Siregar didampingi Kasubdit Gakum AKBP Zahrul Bawadi menegaskan, telah mengamankan seorang pengedar narkoba di kawasan perairan Sei Lais, Kalidoni, Palembang.

“Tersangka berinisial D kaki tangan dan pengedarnya I kita amankan. Kedua merupakan jaringan pengedar narkotika untuk wilayah perairan,” jelasnya.

Atas perbuatan tersebut, tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 dan 112 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara. #idz

 

x

Jangan Lewatkan

Mualimin: Tak Terpenuhi Rasa Keadilan, Masyarakat Bisa Uji Publik Keputusan MA 

# Belum Ada Salinan Amar Putusan MA Inderalaya, BP–Hingga saat ini KPU Ogan Ilir (OI) belum menerima salinan hasil keputusan ...