Home / Hukum / Dihabisi Setelah Kalah Tenaga

Dihabisi Setelah Kalah Tenaga

Tersangka Deri Lafiye memperagakan salah satu adegan dalam rekonstruksi, Kamis (21/12).BP/HAFIDZ

Palembang, BP–Dalam rekonstruksi yang digelar Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, diketahui bahwa korban Abdul Azis (31) dihabisi oleh tersangka Deri Lafiye (29) setelah kalah tenaga.

Rekonstruksi tersebut digelar Unit IV Subdit III/Jatanras dengan menghadirkan tersangka Deri di rumah mewah Jalan Urip Sumoharjo, Nomor 1121, RT13/7, Kelurahan 2 Ilir, Kecamatan IT II Palembang yang menjadi lokasi kejadian, Kamis (21/12).

Deri datang dengan wajah tertunduk lesu sambil meringis menahan kaki pincang nya akibat tembakan petugas waktu berusaha kabur saat ditangkap petugas.

Reka ulang adegan bermula dari adegan awal saat tersangka Deri mengintai dan masuk ke dalam rumah. Ia berusaha masuk melalui lahan kosong yang berada di samping rumah tersebut.

Dari 16 adegan, terlihat dalam rekonstruksi tersangka berusaha masuk dari jendela samping rumah yang sepi dan tertutup pohon kelapa.

Waktu berada di dalam rumah tersangka hanya mendapati jam tangan sehingga tersangka berniat untuk keluar kembali melalui jendela. Saat akan keluar, tersangka mendengar suara motor masuk ke halaman, hal ini membuat korban terkejut dan buru-buru melompat keluar.

Ketika berada di luar, tersangka dan korban sempat berpapasan. Akibat panik tersangka langsung mencekik dari belakang. Korban yang hampir habis napas saat di cekik sempat melarikan diri, namun naas baru 5 meter korban dapat ditangkap dan di banting sehingga korban kembali dicekik.

Memastikan korban tidak bernapas, tersangka menggunakan ikat pinggang kembali mencekik sampai korban hilang kesadaran. Dari membunuh Azis korban langsung merampas handphone, uang, beserta motor korban.

Ibu dari korban Azis yang hanya memantau rekonstruksi dari dalam rumah berharap pembunuh anaknya dapat dihukum maksimal sesuai perbuatannya.

“Semoga polisi dapat memberi hukuman setimpal dengan apa yang dilakukan oleh pelaku,” ujar Asia Pabila (60) dengan air mata membasahi pipinya karena geram sekaligus sedih teringat wajah anak laki-lakinya tersebut.

Anna, tetangga korban yang menjadi saksi dalam kasus ini, mengenal tersangka dan tak menyangka bahwa Deri akan melakukan tindakan perampokan serta pembunuhan.

Sebab selama ini tersangka dikenal sebagai orang yang biasa-biasa saja, bahkan waktu kecil sering main ke tempat kejadian. “Mungkin karena terpaksa buat makan, keluarganya orang baik-baik,” ujarnya di sela rekonstruksi.

AKBP Azis Adriansyah, Wakil Direktur Reskrimum Polda Sumsel yang ditemui di tempat kejadian mengatakan rekonstruksi ini merupakan penyempurnaan berkas dari tersangka Deri, sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.

Dalam kasus ini tersangka dijerat Pasal 340 KUHP dan 338 KUHP tentang pembunuhan serta Pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan. # idz

 

x

Jangan Lewatkan

Sempat Bergumul Dengan Polisi, Pemuda Bawa Pedang Ditangkap

Palembang, BP–Kerap membawah senjata tajam (sajam) dan meresahkan warga, Saju (26) terpaksa diringkus Anggota Unit Reskrim Polsek Seberang Ulu (SU) ...