Home / Palembang / PAD Palembang Belum Ideal

PAD Palembang Belum Ideal

Pemkot Palembang memberikan penghargaan kepada wajib pajak yang taat.

Palembang, BP — Pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palembang surplus 28 miliar dari target Rp638,5 miliar. Meski demikian, idealnya untuk takaran kota metropolitan, PAD yang dihasilkan lebih tinggi bahkan mencapai hingga Rp1,5 triliun.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Harobin Mastofa, di sela pemberian penghargaan kepada wajib pajak yang taat, di Hotel Aryaduta, Rabu (20/12). Harobin mengatakan, meskipun capaian PAD Kota Palembang sudah melampaui target yang ditentukan, namun setiap tahun harus terus ditingkatkan.

Harobin mengatakan, idealnya capaian PAD untuk kelas kota metropolitan mencapai Rp1 triliun – Rp1,5 triliun atau 40 persen Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kota berasal dari PAD. “Idealnya seperti itu, meskipun sekarang belum tapi kita harapkan dinas terkait untuk terus menggenjot capaian PAD,” katanya.

Ia mengatakan, cara yang dilakukan agar PAD Kota Palembang ideal dan tinggi, terutama OPD terkadlit harus menggalakkan potensi yang sudah ada dan menggali yang belum ada. Sumber pajak yang terus digali seperti pajak hotel dan restoran, pajak reklame dan pajak parkir.

“Sumber pajak yang perlu digali lagi dan belum maksimal ini reklame. Penyebabnya, pengaturan Perda seharusnya pihak ketiga sewa ke pemerintah dengan papan reklame sewa ke kita. Contoh lain seperti video tron, semestinya ke pemkot saja nanti Kominfo yang membuat,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, perparkiran harus lebih tertata dan dijadikan dalam satu tempat bertingkat agar lebih terpadu. Hal ini juga untuk menghindari adanya kebocoran. Harobin mengatakan, untuk itu pihaknya telah mengajukan pengusulan ke DPRD kota untuk membuat badan usaha perparkiran.

“Diharapkan kedepan sistem parkir disatukan di kawasan tertentu dengan parkir bertingkat atau dibuat kantong-kantong parkir. Kita cari lahan kosong, sementara di kawasan sekitar Cinde, diutamakan untuk seberang ilir. Semestinya tahun depan untuk mulai dilaksanakan,” jelasnya.

Kepala Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang Shinta Raharja mengatakan, capaian PAD dari target Rp638,5 miliar dari target Rp666,8 miliar. “Melebihi target Rp28 miliar, lonjakan paling banyak pada Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) surplus Rp18 miliar dan PBB Rp16 miliar,” katanya.

Shinta mengatakan, meskipun demikian dari 11 pajak, yang belum tercapai itu parkir setengah miliar lagi dan pajak penerangan jalan yang baru sekitar 90 persenan dari target Rp156 miliar. Menurutnya, tahun depan pihaknya akan meningkatkan angka target pendapatan.

“Tahun depan kita targetkan Rp700 miliar, dengan potensi pajak bisa mencapai Rp1 triliun, kami optimis target ini akan tercapai,” ujarnya. #pit

x

Jangan Lewatkan

Giliran RS Muhammadiyah Terima Bantuan Alat Rapid Test

Palembang, BP–Dalam upaya membantu meminimalisir penyebaran COVID-19 di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), wakil ketua Komisi VII DPR RI H Alex ...