Home / Headline / Siap Mundur Jika 1 Tahun Jalan Di Banyuasin Tidak Mulus

Siap Mundur Jika 1 Tahun Jalan Di Banyuasin Tidak Mulus

Palembang,BP


BP/IST
Anggota Komisi II DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) yang juga bakal calon Bupati Banyuasin, Arkoni MD

Anggota Komisi II DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) yang juga bakal calon Bupati Banyuasin, Arkoni MD menegaskan, jika dirinya terpilih sebagai Bupati Banyuasin pada pilkada 2018, maka seluruh jalan di Kabupaten Banyuasin dijamin mulus dalam satu tahun pertama pemerintahannya.
“Saya siap mundur, jika seluruh jalan di Kabupaten Banyuasin tidak mulus selama satu tahun pemerintahan saya. Ini janji saya untuk maju untuk membangun Banyuasin,” kata Arkoni, Selasa (12/12) di hotel Swarna Dwipa Palembang.
Menurut Arkoni, janji tersebut bukan sekedar lips service atau janji belaka. Sebab untuk merealisasikan hal tersebut, dirinya memiliki beberapa “cara” hingga pembangunan di Kabupaten Banyuasin dapat terlaksana dengan maksimal.
“Pembangunan tersebut sebenarnya dapat dengan mudah terwujud, asalkan ada upaya untuk melaksanakannya. Dan saat ini kita sedih menyaksikan kondisi jalan-jalan di Banyuasin yang hancur dan nyaris tidak pernah tersentuh pembangunan,” katanya.
Arkoni menyatakan, sampai saat ini siapa yang akan menjadi wakilnya di Pilkada Banyuasin 2018 belum ditetapkan. Meski banyak yang merapat dan mengajukan diri, namun ditegaskannya, dirinya pribadi dan Partai Hanura tidak mau gegabah dalam menentukan pasangan.
Mantan Ketua DPD Partai Hanura Sumsel itu mengatakan, ada beberapa syarat yang menjadi pertimbangan pihaknya dalam menentukan sosok balon wakil bupati. Di antaranya, sosok tersebut haruslah sudah dikenal masyarakat. Selanjutnya, balon wakil bupati itu juga memiliki kekuatan finansial yang memadai. Selain itu sosok balon wakil bupati tersebut diharapkan bisa menjadi magnet bagi partai politik lain untuk bergabung dalam koalisi dukungan.
“Saat ini untuk (dukungan) parpol baru PKB (5 kursi DPRD) dan tentunya Hanura (5 kursi DPRD). Jumlah itu sudah cukup untuk mendaftar karena syaratnya membutuhkan paling sedikit 9 kursi DPRD,” ujar Arkoni.
Dilanjutkan anggota Komisi II DPRD Sumsel ini, untuk dukungan dari PKB telah berbentuk SK. Sedangkan dari Hanura sendiri baru berbentuk surat tugas. Meski demikian Arkoni yakin dalam waktu dekat SK DPP Partai Hanura segera keluar.
“Untuk penetapan balon wakil bupati, PKB menyerahkan kepada Hanura. Insya Allah minggu depan sudah ada keputusan soal (balon) wakil karena memang harus segera disebabkan waktu (pendaftaran) yang semakin mepet. Pastinya komunikasi dengan semua pihak dijalin untuk menjaring sosok yang terbaik,” katanya.
Selain itu menurutnya, gagal pada gelaran Pilkada Banyuasin 2013 lalu tak membuat Arkoni kapok. Justru kekalahan tersebut membuatnya mendapat pengalaman berharga. Bahkan menatap Pilkada 2018, mantan Ketua DPD Partai Hanura Sumsel itu optimistis memenangkannya.
“Saya sudah pelajari penyebab kekalahan di Pilkada lalu. Sekarang saya lebih siap. Strategi saya kali ini yaitu mengintensifkan komunikasi di arus bawah atau akar rumput, menyiapkan finansial, dan tentunya strategi politik harus dijalankan lebih baik. Target kita menang di Pilkada 2018 nanti,” katanya.
Bahkan, jika terpilih nantinya sebagai kepala daerah di Banyuasin, Arkoni tak takut kehilangan jabatannya jika program kerja yang dijanjikannya tak terwujud. “Jika terpilih sebagai bupati, dalam 1 tahun saya janjikan seluruh jalan di Banyuasin mulus. Jika hal itu tidak terwujud maka saya siap mundur,” katanya.
Disebutkan Arkoni, masyarakat di wilayah perairan akan mendapat perhatian serius dalam hal pelayanan umum dan infrastruktur.
“Kalau ada yang meragukan komitmen saya karena mereka tidak mengerti konsepnya. Saya akan berikan bukti dan bukan hanya janji-janji saja,” katanya.#osk

x

Jangan Lewatkan

Ketua MPR Minta Pemerintah Korea Selatan Berikan Perhatian Khusus Kepada WNI Penderita Corona

Jakarta, BP–Ketua MPR RI Bambang Soesatyo melalui Wakil Ketua Parlemen Korea Selatan meminta pemerintah Korea Selatan memberikan perhatian khusus terhadap ...